Jelang magrib, 'satria bergitar' resmi dukung 'jenderal berkuda'
Merdeka.com - Rhoma Irama resmi menyatakan dukungannya kepada pasangan Prabowo Subianto - Hatta Rajasa dalam Pilpres 9 Juli mendatang. Rhoma yang dikenal sebagai satria bergitar ini mengadakan pertemuan dengan Prabowo yang dikenal sebagai jenderal berkuda di kediaman Rhoma, alan Pondok Jaya VI nomor 36, Mampang, Jakarta Selatan.
"Beliau memberi kehormatan besar pada saya bahwa beliau bersama seluruh jajaran-jajarannya, pengikut-pengikutnya, mendukung Prabowo-Hatta," ujar Rhoma yang mengenakan baju koko warna putih, Jakarta, Selasa (20/5).
Menurut Rhoma, mantan Danjen Kopassus tersebut merupakan sosok yang tegas. "Dukungan Prabowo-Hatta lihat karena demokrasi kita demokrasi kebablasan. Anarkisme tiap hari ada, konflik horizontal juga ada. Perampokan, perzinaan, terakhir paedofilia. Nah ini kita membutuhkan seorang pemimpin yang tegas, dan yang tepat adal Prabowo," ungkap Rhoma.
Rhoma menganggap pemilihan Hatta Rajasa sebagai cawapres Prabowo merupakan pilihan tepat. Dia menganggap Ketua Umum PAN itu merupakan seorang begawan ekonomi.
"Dalam ekonomi, kita akan masuk liberalisasi ekonomi, di 2015 kita akan memasuki Asian Community, di mana kita akan bersaing dalam konteks ekonomi. Dan Alhamdulillah, Hatta sebagai begawan ekonomi, saya rasa pasangan Prabowo-Hatta adalah pasangan yang ideal. Itu alasan kami," jelas dia.
Sebelumnya, Raja dangdut ini mengaku akan ikut dalam kampanye Prabowo-Hatta. "Ada kesepakatan untuk gabung. Siap dukung Prabowo-Hatta," kata Rhoma.
Keputusan Rhoma untuk pro-Prabowo diambil setelah menarik dukungan dari PKB yang tidak jadi mencapreskan dirinya. Rhoma mengatakan sudah intens menjalin komunikasi dengan Prabowo.
"Saya sudah narik dukungan dari PKB selanjutnya ada komunikasi politik dengan Gerindra, dalam hal ini Pak Prabowo," ujarnya.Raja dangdut ini mengaku akan ikut dalam kampanye Prabowo-Hatta.
"Ada kesepakatan untuk gabung. Siap dukung Prabowo-Hatta," kata Rhoma di kediamannya, Jalan Pondok Raya VI nomor 36, Mampang, Jakarta Selatan, Senin (19/5).
Keputusan Rhoma untuk pro-Prabowo diambil setelah menarik dukungan dari PKB yang tidak jadi mencapreskan dirinya. Rhoma mengatakan sudah intens menjalin komunikasi dengan Prabowo.
"Saya sudah narik dukungan dari PKB selanjutnya ada komunikasi politik dengan Gerindra, dalam hal ini Pak Prabowo," ujarnya.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya