Jadi ketua umum PBB, Yusril Ihza tak mau disebut menang aklamasi
Merdeka.com - Ketua Umum terpilih Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra mengungkapkan penetapan Ketum PBB yang memenangkan dirinya masih dalam koridor demokratis. Dia menolak dirinya disebut menang secara aklamasi.
"Sebenarnya ini enggak bisa dibilang aklamasi gitu aja, karena memang prosesnya seperti itu bahwa yang bisa maju ke pencalonan adalah mereka yang menghimpun 100 suara," kata Yusril setelah acara Muktamar IV PBB di Cisarua, Bogor, Minggu (26/4) seperti dilansir Antara.
Penetapan calon ketua umum PBB berdasarkan pasal 5 ayat 3 AD/ART partai yang lahir di era reformasi itu yang mengamanatkan setiap calon harus mendapatkan minimal 100 suara dukungan saat proses pemilihan berlangsung.
Karena saat perhitungan hanya ada dua nama yang muncul maka ditetapkan dua calon, yakni Yusril Ihza Mahendra dan Rhoma Irama.
Yusril mengatakan setelah ditetapkan dua nama tersebut jika di antaranya tidak datang dan hanya tersisa satu maka tidak akan dilanjutkan ke tahap pemilihan ketum dan orang tersebut langsung disahkan.
"Itu satu sisi demokratis dalam partai ini karena tahapan-tahapannya sudah terlalui," katanya.
Yusril mengatakan dirinya yakin ketidak hadiran Rhoma Irama saat prosesi pernyataan kesiapan menjadi Ketua Umum PBB karena sudah melihat peluang yang dimilikinya kecil.
"Artinya jika dilanjutkan ke putaran kedua akan sama saja hasilnya karena perbedaan suara yang jauh," kata dia.
Saat proses pemilihan berlangsung, Yusril mendapatkan 386 suara, Rhoma Irama 122 suara disusul dua calon lainnya yang mendapat satu dan dua suara. "Kan angkanya enggak signifikan dari suara total 514, abstain 3 suara, sehingga dipandang tidak perlu putaran selanjutnya," ujarnya.
Mantan Mensesneg era Presiden SBY itu menambahkan dengan cara mundur seperti yang dilakukan oleh Rhoma tersebut, yang bersangkutan tidak berstatus kalah karena masuk ke bursa calon dengan urutan ke-2.
"Tidak kalah, artinya sudah masuk daftar calon mundur lebih dulu, sistem yang di PBB itu menarik. Jadi yang menang gak merasa hebat dan yang kalah enggak merasa dipermalukan," pungkas Yusril.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya