Jadi ketua DPD Golkar Jabar, Dedi Mulyadi bakal rangkul semua kader
Merdeka.com - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Barat yang baru saja terpilih Dedi Mulyadi berjanji tidak akan memberlakukan politik 'bumi hangus' dalam memimpin Golkar Jabar. Dedi yang juga menjabat Bupati Purwakarta mengatakan akan merangkul semua kader Golkar di dalam kepengurusannya.
"Pasti mengedepankan aspek-aspek kebutuhan organisasi. Pengalaman dan kaderisasi organisasi," kata Dedi usai menggelar rapat koordinasi dengan pengurus Golkar se-Jabar dan anggota Fraksi Golkar DPRD Jabar, di kantor DPD Golkar Jabar, Bandung, Jumat (29/4). Sosok yang akan mengisi jabatan merupakan kader-kader terbaik dan potensial yang dimiliki Golkar Jabar.
Dalam kepengurusannya dia menambahkan akan mempertimbangkan aspek budaya dalam berpolitik. "Tradisi Sunda tidak boleh menyakiti. Ini partai kekaryaan," katanya.
Dia pun memastikan dirinya akan merangkul mantan Ketua DPD Golkar Jabar Irianto MS Syafiuddin (Yance) yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPRD Jabar.
"Pak Yance ditempatkan di tempat terhormat. Akan memberi nasihat, saran. Saya sampai hari ini masih memanggil ketua (ke Yance)," jelasnya.
Susunan pengurus DPD Golkar Jabar periode 2016-2021 akan segera terbentuk. Menurutnya, susunan pengurus yang baru ini akan segera mendapat SK (surat keputusan) dari DPP Golkar paling lambat 7 Mei mendatang.
Saat ini dirinya masih menggodok nama-nama yang masuk ke dalam kepengurusan di bawah pimpinannya itu. "Pengurus masih dalam proses pembahasan formatur. Tanggal 5 (Mei) diajukan ke DPP. Tanggal 7 (Mei) SK sudah keluar," ucapnya.
Dia menekankan seluruh kader Golkar yang hadir ini agar senantiasa berjuang demi kepentingan masyarakat. Sebagai partai kekaryaan, kata Dedi, setiap kader Golkar harus mampu menghasilkan karya terbaik untuk masyarakat.
"Seluruh ucapan dan kinerjanya harus fokus pada upaya meningkatkan kesejahteraan publik," terangnya.
Dedi pun meminta agar elektabilitas kadernya pada pemilihan kepala daerah 2017, 2018, dan Pemilu Legislatif 2019 mendatang bisa meningkat. Dedi menuturkan, dirinya akan fokus pada peningkatan kualitas kader Golkar di berbagai tingkatan.
Sehingga dia menginginkan Golkar Jabar di bawah pimpinannya akan terbebas dari politik transaksional karena lebih mengedepankan kualitas dan integritas kader. Bahkan, Bupati Purwakarta ini mengaku tidak akan ragu memecat kadernya yang bermain politik uang.
"Enggak ada mahar. Satu rupiah pun enggak boleh. Siapa pun akan saya pecat nanti kalau menggunakan momentum politik, eksekutif, legislatif untuk mencari keuangan," tandas pria yang kerap menggunakan ikat kepala tersebut.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya