Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Isu reshuffle, PKB klaim sangat loyal dan membangun silaturahmi

Isu reshuffle, PKB klaim sangat loyal dan membangun silaturahmi Kampanye PKB di Pulomas. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menuding ada upaya sistematis dengan menggiring isu pendampingan dana desa oleh pihak tertentu untuk menjatuhkan nama Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar di tengah isu reshuffle. PKB menduga upaya itu dilakukan PDIP.

Namun ketika mengkonfirmasi ke PDIP, Sekjen Hasto Kristiyanto membantah keras. Sekjen PKB Abdul Kadir Karding tampaknya enggan mengomentari lebih jauh hal itu.

Dia mengatakan tidak dalam posisi memprotes PDIP oleh karena hal ini. Namun dia meminta agar siapapun tidak mengintervensi Presiden Jokowi terkait reshuffle.

"Saya tidak protes. Tapi menanggapi isu reshuffle, kita berharap presiden tidak boleh ditekan, diintervensi," kata Abdul di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/4).

"Saya kira PKB sangat loyal selama ini dan terus membangun silaturahmi dengan baik," sambungnya.

Menurut Abdul, segala hal yang berbau politik bisa diketahui walaupun disembunyikan dengan cara apapun. Meski tak menuduh dan memprotes PDIP, Abdul mengatakan sebaiknya Presiden Jokowi lebih arif memilih menteri jika reshuffle jadi dilakukan.

"Di politik modern ini, tidak ada kegiatan politik kecil apapun yang tidak ketahuan. Kami tidak posisi menuduh. Kami harapkan presiden arif bijak tidak terpengaruh tekanan yang dibangun," lanjut dia.

Terkait pendampingan dana desa, Abdul mengatakan tidak diatur oleh Menteri Marwan tapi oleh Pemprov di daerah. "Kami ngomong gini fakta lapangan. Soal pendampingan dana desa bukan di kemendes, tapi di gubernur," tegas dia.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP