Insiden pemasangan spanduk saat Ahok kampanye buat suasana 'panas'
Merdeka.com - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama mendapatkan sambutan meriah oleh ratusan warga di Pulomas Barat, Jakarta Timur. Namun sebelum dia tiba sempat terjadi keributan antara kader partai pendukung dengan Forum RTRW.
Bermula saat Sekretaris Jenderal Forum RTRW Lukman Hakim hendak memasang spanduk di depan Jalan Pulo Mas, Jakarta Timur. Jalan tersebut akan dilalui Basuki atau akrab disapa Ahok itu untuk melakukan kampanye.
Salah satu kader Partai NasDem yang melihat rencana pemasangan tersebut sontak melarang mereka memasang spanduk. Bahkan sempat terjadi aksi saling dorong antara empat anggota Forum RTRW dengan kader partai besutan Surya Paloh.
"Saya di sini tidak mau lakukan pengadangan. Saya hanya mau bentangkan spanduk, itu saja. Saya berhak," ujar Lukman, Rabu (23/11).
"Ya enggak bisa bang, kenapa enggak dari kemarin-kemarin pasangnya. Giliran Bapak (Ahok) mau datang, baru pasang," balas anggota kader Partai NasDem.
Pihak kepolisian dan pengawas pemilu dari kecamatan berusaha melerai dua kubu agar tidak berlanjut ricuh. Tidak diketahui isi dari spanduk tersebut, karena sebelum berhasil dibentangkan, kader partai pendukung sempat mengambil spanduk tersebut.
"Kenapa diambil? Ini kan hak saya mau bentangin di sini," protes Lukman.
Saat keributan terjadi, terlihat dua orang dari panwaslu Pulo Gadung dan beberapa orang dari Sentra Gakkumdu Pulo Gadung. Terkait peristiwa tersebut, seorang petugas panwaslu mengatakan pihaknya akan membuat laporan kepada Bawaslu jika isi spanduk bersifat provokasi.
"Kita akan lihat dulu nanti. Ini kan belum ada pengadangan hanya mau pasang spanduk. Tapi kalau spanduk bersifat memprovokasi, kami akan buat laporan beserta bukti-buktinya," tegasnya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya