Ini video politik kartel rayuan Gus Ipul di YouTube

Reporter : Moch. Andriansyah | Sabtu, 13 Juli 2013 10:15




Ini video politik kartel rayuan Gus Ipul di YouTube
Saifullah Yusuf (kiri). ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Politik kartel ala Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) tiba-tiba beredar di Youtube. Tujuh video yang diunggah 'Pemilu Bersih' itu menceritakan bagaimana Saifullah Yusuf atau Gus Ipul merayu partai gurem untuk mendukung KarSa di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2013.

Dalam video itu, diceritakan bagaimana Gus Ipul yang menelepon langsung Ketua Umum PKPI Sutiyoso, merayu agar memberikan dukungannya ke KarSa. Dan dalam video yang berjudul: 'Politik Kartel di Pilkada Jatim' itu pula, Sutiyoso sendiri yang menceritakan pembicaraan dirinya dengan Gus Ipul.

Bang Yos sapaan akrab Sutiyoso mengungkapkan hal itu saat menggelar pertemuan bersama bakal calon gubernur (Bacagub) Khofifah Indar Parawansa. Kata Sutiyoso dalam video itu, Gus Ipul yang menelepon dirinya mengaku baru pulang dari Turki dan menelepon sambil menangis.

Bang Yos itupun menjawab, "Ah sampeyan kok mendramatisir masalah itu. Kalau dihitung-hitung, saya akan memberikan kontribusi kecil ke panjenengan, tapi dusoku gede banget ninggalkan Mbak Khofifah," cerita Bang Yos saat menjawab telpon Gus Ipul.

Selain mengunggah testimoni Bang Yos, Pemilu Bersih juga mengunggah enam rekaman video lain yang memuat dukungan bulat partai gurem terhadap Khofifah dan beberapa partai nonkursi itu juga mengaku sempat didekati oleh KarSa.

Diberitakan sebelumnya, atas testimoni Bang Yos dan beberapa partai gurem pendukung Khofifah ini, Koordinator Aliansi Partai Non Parlemen (APNP) Jawa Timur, Djaelani mengatakan ada yang sengaja ingin memunculkan isu-isu politik yang mendeskriditkan KarSa di Pilgub Jawa Timur yang akan digelar 29 Agustus mendatang itu.

"Saya tahu rekaman itu. Rekaman itu merupakan pertemuan yang digelar di Hotel Sultan Jakarta. Pertemuan itu diprakarsai oleh Sutiyoso pada April 2013 lalu, setelah PKPI dinyatakan lolos menjadi peserta pemilu 2014," ungkap dia.

Ketua DPD Partai Barnas Jawa Timur ini juga mengaku sangat menyayangkan adanya pihak-pihak tertentu yang sengaja memperkeruh suasana kondusif jelang Pilgub dengan cara mengunggah rekaman pertemuan antara tim sukses pasangan Khofifah Indar Parawansah-Herman S Sumawiredja (BerKah) dengan pengurus Parpol pengusung dan Parpol non-pengusung di Youtube hanya untuk mendiskreditkan pasangan calon lainnya.

Berikut video tersebut:

1. http://www.youtube.com/watch?v=LrvPAfGy7ng

2. http://www.youtube.com/watch?v=z5SLKL7rXdA

3. http://www.youtube.com/watch?v=SkFvvoGOmJ0

4. http://www.youtube.com/watch?v=4G0Vmg2nGG0

5. http://www.youtube.com/watch?v=KD49xSI-ESs

6. http://www.youtube.com/watch?v=tG5A9nW1PTE

7. http://www.youtube.com/watch?v=sbXlF7WlRR8

[did]

KUMPULAN BERITA
# Pilgub Jatim# Youtube

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Marquez sukses bawa MotoGP ke sirkuit Sentul Indonesia
  • ABG Penderita Epilepsi di Riau diperkosa Pamannya berulang kali
  • Ini kronologi 2 Sukhoi TNI AU sergap pesawat Australia di Manado
  • BRI jajaki peluang buka cabang di Papua Nugini dan Timor Leste
  • Perhatikan 6 hal ini saat membersihkan lensa kontak
  • Samad sebut kabinet Jokowi kotor jika abaikan saran KPK
  • Setelah beberapa saat down, akhirnya Gmail bisa diakses
  • Ayumi Hamasaki dulunya anak aneh yang suka menyendiri
  • Triwulan III/2014, laba bersih BRI meningkat 19 persen
  • Kedatangan John Kerry bukti Jokowi didukung Amerika
  • SHOW MORE