Ini sikap JK tanggapi polemik Antasari vs SBY
Merdeka.com - Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, resmi melaporkan mantan Ketua KPK, Antasari Azhar, atas dugaan pencemaran nama baik. Sebelumnya, Antasari membongkar kasus yang membuatnya divonis 18 tahun penjara dan menyebut ada peran SBY yang saat itu menjabat sebagai Presiden.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Presiden Jusuf Kalla menyarankan kedua belah pihak menyerahkan pada proses hukum sebab baik SBY maupun Antasari sudah melapor ke polisi.
"Kan dua-duanya, Pak Antasari dan Pak SBY sudah masukkan (laporan) ke polisi, kita tunggu aja, dua-duanya masukkan ke polisi," ujar JK usai mencoblos di TPS 03 Jalan Brawijaya, Kelurahan Pulo, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (15/2).
JK menampik tudingan SBY yang merasa dizalimi pemerintahan saat ini. Justru, kata JK, pemerintah saat ini berjalan sesuai aturan yang ada.
"Saya kira tidak, jadi pemerintah sekarang ikut aturan aja, melapor ke polisi kan Pak Antasari dibalas Pak SBY baguslah, berarti kita sadar hukum," katanya.
"Hukum, nanti di kepolisian, nanti juga di kejaksaan, ya kan dua-duanya minta kan, bukan satu, ya kita tunggu aja," sambungnya.
JK mulanya hanya tersenyum saat ditanya hubungannya dengan SBY saat ini. Namun dia memastikan, SBY juga teman baiknya. Namun dia belum berkomunikasi dengan SBY setelah Antasari mengungkap ada dugaan kriminalisasi karena tengah sibuk.
"Saya kan bagaimana pun teman baik dengan beliau (SBY)," jelas dia.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya