Ini perjalanan Ahok berpindah-pindah partai
Merdeka.com - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyatakan mundur dari partai Gerindra. Alasannya, Ahok mengaku sudah tak sejalan dengan keputusan Gerindra yang mendukung Pilkada tak langsung.
"Hari ini saya akan siapkan suratnya kirim ke DPP untuk nyatakan keluar dari Partai Gerindra. Karena bagi saya Partai Gerindra sudah tidak sesuai dengan perjuangan saya untuk memberikan rakyat sebuah pilihan terbaik," tegas Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (10/9).
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan keluarnya Ahok dari Gerindra membuktikan wakil gubernur DKI itu sebagai 'kutu loncat'.
"Orang akan menilai track record dia. Ini bukti orang jadi kutu loncat," kata anak buah Prabowo Subianto ini.
Menurut catatan, Ahok sudah beberapa kali pindah partai. Berikut perjalanan Ahok keluar masuk partai yang dirangkum merdeka.com, Rabu (10/9):
Partai Indonesia Baru (Partai PIB)
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPada tahun 2004 Ahok terjun ke dunia politik dan bergabung di bawah bendera Partai Indonesia Baru (Partai PIB) sebagai ketua DPC Partai PIB Kabupaten Belitung Timur. Pada pemilu 2004, Ahok mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dan terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Belitung Timur periode 2004-2009. Partai PIB adalah partai politik yang didirikan oleh almarhum Sjahrir.Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Belitung Timur Tahun 2005, Ahok berpasangan dengan Khairul Effendi dari Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK) ikut sebagai calon Bupati-Wakil Bupati Belitung Timur periode 2005-2010. Ahok kemudian mengajukan pengunduran diri pada 11 Desember 2006 untuk maju dalam Pilgub Bangka Belitung 2007. Pada 22 Desember 2006, ia resmi menyerahkan jabatannya kepada wakilnya, Khairul Effendi.Di Pilgub Babel tahun 2007, Basuki mengambil bagian menjadi kandidat calon Gubernur. Namun dalam pemilihan tersebut Ahok dikalahkan oleh Eko Maulana Ali.
Golongan Karya (Golkar)
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comKeluar dari PIB, Ahok gabung dengan Golkar pada periode 2009-2104 dan terpilih menjadi anggota DPR. Tak tanggung tanggung, Ahok juga menjabat Wakil Ketua Komisi II DPR.Di DPR, Ahok dikenal figur yang vocal, apa adanya dan terbuka bagi masyarakat. Ahok terus menyuarakan antikorupsi, transparansi dan profesionalisme.Ahok bisa disebut pendobrak sistem di DPR, Ahok membuat website pribadi untuk mem-publish aktivitas kerja DPR. Baik proses pembahasan undang-undang maupun dalam berbagai kunjungan kerja. Ahok juga menyuruh staf ahlinya untuk aktif menampung aspirasi dan informasi masyarakat.Kinerja Ahok itu dilirik oleh Gerindra. Mendapat janji untuk membela rakyat dari Gerindra, Ahok pun keluar dari Golkar pada tahun 2012.
Gerindra
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comAhok bergabung ke Gerindra pada tahun 2012. Ahok langsung diusulkan untuk maju Pilkada DKI 2012 lalu. Ahok disandingkan dengan Joko Widodo (Jokowi) dari PDIP. Gerindra menilai Ahok mampu mewakili etnis Tionghoa di Jakarta. Bersama Jokowi, Ahok melejit dan mampu mengalahkan pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli. Tanggal 15 Oktober 2012, Ahok dilantik menjadi Wakil Gubernur mendampingi Gubernur Joko Widodo.Sejalan dengan waktu, Ahok kerap berbeda paham dengan partai besutan Prabowo Subianto. Puncaknya, Ahok mengundurkan diri dari Gerindra karena tak sejalan terkait RUU Pilkada. Ahok mendukung pilkada langsung dipilih oleh rakyat, sementara Gerindra ngotot pilkada tak langsung, artinya dipilih oleh DPRD.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya