Ini kriteria Capres dan Cawapres PDIP di Pilpres 2019
Merdeka.com - PDIP menyerahkan sepenuhnya penentuan nama calon presiden dan calon wakil presiden di Pilpres 2019 kepada Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Keputusan ini sesuai dengan mandat dari hasil kongres PDIP.
Lalu bagaimana kriteria cawapres pendamping Jokowi nantinya?
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, pihaknya tak membedakan latar belakang untuk sosok capres dan cawapres. Termasuk soal kalangan santri, profesional maupun dari TNI/Polri. Semua mendapatkan kesempatan maju lewat PDIP nantinya.
"Kita tidak membedakan, tidak ada dikotomi. PDIP partai Pancasila," kata Hasto di Sanur, Bali, Jumat (23/2).
Menurut Hasto, Rakernas III PDIP di Bali menjadi ajang konsolidasi persiapan Pilpres 2019 sehingga dilakukan tertutup untuk media. Namun dia menegaskan, tak ada deklarasi capres dan cawapres dalam acara yang dihelat di Gran Inna Beach, Bali, mulai 23-25 Februari nanti.
Hasto kembali menegaskan, semua warga negara sama di mata PDIP. Sehingga siapa saja berkesempatan diusung nantinya.
"Intinya presiden dan wakil presiden satu kesatuan, kepemimpinan yang mampu berdiri kokoh di atas 4 pilar, kepemimpinan untuk rakyat, berdedikasi untuk bangsa dan negara," jelas dia.
Begitu pun halnya dengan cawapres Jokowi dinilai cocok dari kalangan ekonom, Hasto tak ingin bicara terlalu teknis. Intinya, lanjut dia, nama cawapres harus mampu menggelorakan semangat berdikari.
"Ya kita kan melihat persoalan pokok bangsa ini yang nanti akan dibahas. Nama yang punya kemampuan untuk menggelorakan semangat berdikari, mana yang punya kemampuan memiliki keberanian dalam membangun martabat dan kehormatan bangsa melalui jalan terjal dan sulit tapi penuh keyakinan sebagai seorang pemimpin, itu yang nanti kami akan cari," tutup dia.
(mdk/ian)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya