Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini dugaan PKB alasan Jokowi copot Marwan dari Menteri Desa

Ini dugaan PKB alasan Jokowi copot Marwan dari Menteri Desa menteri desa marwan jafar. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Kader Partai Kebangkitan Bangsa, Marwan Jafar dicopot Presiden Joko Widodo (Jokowi) dari jabatan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal, Desa dan Transmigrasi. Gantinya, Jokowi menunjuk Bendahara Umum PKB, Eko Putro Sanjoyo.

Politisi PKB, Maman Imanulhaq mengaku tidak tahu alasan presiden mencopot Marwan. Dia menilai, penilaian masyarakat terhadap kinerja Marwan jadi pertimbangan hingga akhirnya tidak dipertahankan Jokowi.

"Saya rasa kita harus nanya Jokowi soal itu. Partai evaluasi tapi yang nentuin pergantian orang itu hak prerogatif presiden. Evaluasi masuk dari publik, itu jadi pertimbangan," kata Maman di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (27/7).

Ada sekitar 9 wajah baru dan empat menteri yang digeser ke pos baru oleh Jokowi. Maman menilai, nama-nama menteri yang masuk kabinet telah sesuai dengan kriteria dan visi presiden yang suka pada sosok pekerja keras.

"Hari ini presiden enggak butuh menteri yang reaktif apalagi atraktif. Hari ini presiden butuh menteri yang kerja terus kerja tak perlu ada instruksi, terus kerja," klaim Maman.

Senada dengan Maman, Wasekjen PKB Daniel Johan mengaku tak tahu. Namun dia merasa, selama ini Marwan menunjukkan kinerja yang baik di kementeriannya.

"Sangat baik, dan mungkin kita belum tahu nanti Pak Marwan dapat penugasan baru dari presiden, presiden yang sangat paham dengan Pak Marwan. Dia itukan tim utama waktu pilpres sehingga Pak Jokowi melihat Marwan kerja keras, loyalitas terhadap Pak Jokowi," kata dia.

Kendati begitu, PKB menerima keputusan Presiden Jokowi dalam reshuffle jilid II ini. Terlebih, reshuffle merupakan hak prerogatif Presiden.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP