Ini alasan Komisi I DPR sepakat Jenderal Gatot jadi Panglima TNI
Merdeka.com - Komisi I DPR telah menerima dan menyetujui pencalonan Kasad Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI yang baru menggantikan Jenderal Moeldoko yang memasuki masa pensiun pada 1 Agustus mendatang.
Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq menjelaskan alasan pihaknya menerima Gatot sebagai Panglima TNI. Pertama, kata dia, Komisi I DPR menganggap Mantan Pangkostrad tersebut sudah memenuhi kelengkapan administrasi sebagai Panglima TNI.
"Kedua, Komisi I DPR mencatat hal penting bahwa paparan visi, misi dan program dengan secara baik beliau menggambarkan antisipasi terhadap ancaman geopolitik dan geoekonomi yang akan dihadapi di masa mendatang," kata Mahfudz saat membacakan kesimpulan fit and proper test, Rabu (1/7) malam.
Ketiga, kata Politikus PKS ini, Komisi I DPR mencatat hal yang baik dalam visi dan misi yang disampaikan Gatot untuk melakukan modernisasi alutsista TNI.
"Ini yang kami catat dan kami bedah secara mendalam karena posisi Panglima TNI sangat strategis," kata dia.
Atas dasar ini, akhirnya setelah melalui fit and proper test kurang lebih lima jam Komisi I DPR menerima pencalonan Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI.
Setelah mendapatkan persetujuan dari Komisi I DPR, nama Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI akan diserahkan ke pimpinan DPR untuk dibawa ke Badan Musyawarah sebelum ditetapkan dalam rapat paripurna.
(mdk/efd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya