Ini alasan HT merapat ke Prabowo-Hatta versi Gerindra
Merdeka.com - Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Martin Hutabarat memaparkan alasan Ketua Bappilu Partai Hanura Hary Tanoesoedibjo (HT) merapat ke Prabowo - Hatta , meski keputusan partainya mendukung Jokowi - JK . Menurutnya, ada dua hal yang menyebabkan HT kepincut mendukung partai koalisi yang dipimpin Gerindra .
"Dia (HT) lihat Pak Prabowo capres yang tegas dan mampu menjaga NKRI," singkat Martin di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (20/5).
Terkait peluang menjadikan HT salah satu menteri bila Prabowo-Hatta menang di Pilpres 9 Juli mendatang, Martin mengaku pihaknya belum memikirkan hal tersebut. "Belum ada ke situ. Dia kan anak buahnya sudah banyak, saya rasa dia tidak harapkan itu," ucap Martin.
Sebelumnya, Bos MNC Grup tersebut kedapatan hadir dalam rapat pimpinan partai koalisi Partai Gerindra , PPP , PAN dan PKS di Hotel Dharmawangsa Minggu lalu.
Rasa gusar HT pun tak dapat disembunyikan lagi. Setelah berkelit dan mengaku tidak sengaja berada di tempat yang sama pada pertemuan Prabowo dengan petinggi parpol koalisinya, tetapi kabar HT membelot dan mendukung Prabowo ini dibenarkan oleh Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon .
"Benar kabar itu benar, dia memberikan dukungan pada Pak Prabowo ," ujar Fadli Zon , sebelum acara deklarasi Prabowo-Hatta, di Rumah Polonia, Jakarta Timur, Senin (19/5).
Kekecewaan HT terhadap Hanura yang malah mendukung Jokowi makin terlihat jelas. Tangan kanan HT, Wakil Ketua Bappilu Hanura, Arya Sinulingga mengatakan, HT tidak diberitahu ketika Wiranto bertemu dengan Megawati yang pada akhirnya Hanura resmi berkoalisi dengan PDIP, PKB dan NasDem.
"Yang pasti kemarin Pak HT enggak tahu juga ada pertemuan (Wiranto-Mega). Setelah pertemuan baru diberitahu," ujar Arya.
Dukungan bos MNC Group ini ke Prabowo membuat internal Hanura bergejolak. Bahkan HT terancam dipecat karena tidak menjalankan perintah partai yang ingin memenangkan pasangan Jokowi-JK, bukan Prabowo-Hatta.
Kabar ini tentu mengejutkan, sebab HT selama ini diketahui sudah jor-joran mengeluarkan dana demi memenangkan Hanura di pemilu legislatif 2014. Bahkan HT sudah menggunakan kekuatan medianya untuk mempromosikan pasangan Win-HT, tapi usaha ini justru dibalas dengan ancaman sanksi pemecatan.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya