Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini alasan Demokrat copot Noriyu jadi pimpinan Komisi IX DPR

Ini alasan Demokrat copot Noriyu jadi pimpinan Komisi IX DPR Nurhayati Ali Assegaf. ©2013 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Nurhayati Ali Assegaf membantah jika pencopotan Nova Riyanti Yusuf (Noriyu) dari wakil ketua Komisi IX DPR bermotif politik. Menurut dia, Noriyu diganti karena fraksi ingin melakukan penyegaran.

"Penyegaran biasa. Nggak ada alasan lain. Jadi tidak ada alasan apa-apa, kecuali butuh penyegaran. Saya rasa Noriyu sudah tahu. Kita sudah mencoba menghubungi yang bersangkutan," jelas Nurhayati ketika dihubungi, Rabu (18/6).

Nurhayati menegaskan, bahwa meski sudah tidak menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi IX, Noriyu tetap menjadi anggota Komisi IX DPR. Posisi Noriyu digantikan oleh A. Dinajani Setiawati H. Mahdi.

"(Yang menggantikan) Prof Dina. (Noriyu) Jadi anggota Komisi IX," imbuh Nurhayati.

Terkait dengan desas desus yang mengatakan bahwa pencopotan jabatan Noriyu berkaitan dengan dukungannya terhadap capres Joko Widodo (Jokowi), Nurhayati membantah hal tersebut.

"Siapa yang bilang? Tidak ada motif politik," tutup Nurhayati.

Sebelumnya, Noriyu merasa kecewa atas pencopotan dirinya. Dia pun melampiaskan kekecewaan itu dalam sejumlah status di Twitter.

"Saat #ruukeperawatan #ruukesehatanjiwa saya tancap gas hampir selesai, Demokrat menghargai saya dengan ini. Thanx!" demikian kicau Noriyu dalam akun twitternya @saya_noriyu, Rabu (18/6).

"Oleh karena itu, saya memohon maaf kpd perawat, PPNI, ODGJ (Org Dg Ggn Jiwa), ODMK (Org Dg Mslh Kejiwaan), dll, saya "dimundurkan" oleh Demokrat," lanjut Nova.

Menurutnya, pencopotannya merupakan sebuah risiko yang harus dijalani. Dia lantas mengaku sudah dibunuh oleh partainya sendiri.

"Saya ingat pesan @dr_tjiptaning kalo masuk politik, siap dibunuh, diburu, dibui. Saya sudah dibunuh oleh Partai Demokrat utk menyelesaikan 2 RUU," ungkap Nova.

Selama ini, dia mengaku sudah patuh terhadap aturan yang ada di Partai Demokrat. "Saya bersabar&patuh dgn semua instruksi Fraksi Partai Demokrat, sampai ke tahap sadir ini, upaya injury time gol-kan 2 RUU dari K9, dimutilasi," tutur Nova. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP