Merdeka.com tersedia di Google Play


Ingin jadi presiden, Rhoma Irama 'tebar pesona' di Jawa Timur

Reporter : Moch. Andriansyah | Sabtu, 1 Desember 2012 16:29


Ingin jadi presiden, Rhoma Irama 'tebar pesona' di Jawa Timur
Rhoma Irama. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Musikus dangdut Rhoma Irama mulai tebar pesona setelah yakin bersaing dalam bursa pencalonan presiden 2014. Demi menggalang dukungan, dia menggelar pertemuan dengan beberapa ulama Jawa Timur di Hotel Prime Royal, Surabaya, hari ini.

Beberapa ulama yang ditemui Rhoma tergabung dalam Forum Silaturahmi Takmir Masjid-Mushola Indonesia, Jawa Timur. Salah satunya tokoh Partai Persatuan Pembangunan K.H. Mujahin Ansori.

Pelantun lagu Begadang itu yakin bisa bersaing dalam persaingan memperebutkan kursi kepresidenan dua tahun lagi. Meski begitu banyak pihak sampai saat ini menganggap pencalonan itu hanya sekedar meramaikan, tanpa ada kekuatan dan visi politik mapan yang mendukung.

"Sudah ada partai politik yang mendukung. Tapi saya tidak bisa menyebutnya sekarang. Pada waktunya nanti saya akan mendeklarasikannya secara resmi,"
kata Rhoma usai menggelar pertemuan dengan beberapa ulama di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (1/12).

Rhoma mengatakan dia percaya diri maju dalam bursa pencalonan presiden lantaran ada desakan dari kaum ulama. Menurut dia, para pemuka agama Islam itu menjagokan dia karena dianggap bisa membawa Indonesia ke arah lebih baik.

"Kalau masih ada pro dan kontra, itu kan Sunnatullah. Alhamdulillah, keluarga saya juga mendukung. Istilahnya sami'na watho'na. (Jadi) Presiden itu takdir Allah. Kalau memang sudah takdir, pasti akan jadi," ujar Rhoma dengan nada meyakinkan.

Menurut Rhoma, dia sudah meraih dukungan dari para ulama dan habaib di Jakarta. Sementara di Jawa Timur, ayah penyanyi dangdut Ridho Rhoma ini mengaku belum bisa berkomentar banyak.

Meski demikian, Rhoma mengaku tidak tertarik melakukan jajak pendapat buat mengetahui tingkat keterpilihan dia. Alasannya, dia ingin melihat dukungan terhadap dirinya adalah murni keinginan masyarakat, bukan atas pengaruh siapapun.

"Saya tidak akan melakukan atau berusaha mensosialisasikannya kepada masyarakat. Saya tidak akan berkampanye, biar keinginan itu tumbuh dengan sendirinya dari umat yang mendukung saya," lanjut Rhoma.

[hhw]


Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Capres 2014, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Capres 2014.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup





Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • PDIP sebut puisi jadi 'alat perang' di tangan anak buah Prabowo
  • Nosel segitiga buat mobil murah tak laik ekspor
  • Review: Garuda Jaya kembali pecundangi UEA
  • 2 Kantor kecamatan di Donggala terbakar, surat suara ludes
  • Lamanya proses sidang bikin AQJ resah
  • 5 Diamankan, 1 pelaku pembunuh pasutri kaya di Bandung buron
  • Pengusaha dukung pemerintah naikkan pajak mobil mewah
  • Pembangunan Rusunawa Muara Baru diperkirakan kelar Juli
  • Foto siswa Brasil mainkan drama penyaliban Yesus picu kemarahan
  • Pengacara: JIS tak beri bantuan malah salahkan keluarga korban
  • SHOW MORE