Ingatkan Tradisi SBY, Gerindra Minta Kursi Ketua MPR Kepada PDIP
Merdeka.com - Gerindra tak main-main incar jabatan kursi ketua MPR. Alasannya, partai pimpinan Prabowo Subianto ini menjadi pemenang kedua secara nasional di Pemilu 2019. Bahkan Gerindra ingatkan kebaikan SBY saat memberikan kursi Ketua MPR kepada PDIP tahun 2009 lalu.
Ketua DPP Gerindra, Ahmad Riza Patria mengklaim Gerindra bisa menjadi wakil kubu pengusung Prabowo-Sandiaga. Menurutnya, pada 2009 lalu, Demokrat sebagai pemenang pemilu memberikan kursi Ketua MPR kepada Taufiq Kiemas yang kader PDIP.
Dia pun menginginkan tradisi SBY ini dilakukan oleh PDIP. Sehingga kursi ketua MPR diberikan kepada kader Gerindra.
"Kita membudayakan (tradisi) Pak SBY. SBY memberikan kesempatan kepada PDIP diberikan kursi. Ini jadi pertimbangan juga. Jadi pantes juga Gerindra," kata Riza di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (25/7)..
Bahkan, Gerindra telah menyiapkan sejumlah nama untuk mengisi paket pimpinan MPR. Calonnya, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani yang sekarang menjabat wakil ketua MPR, Waketum Gerindra Fadli Zon yang kini menjabat wakil ketua DPR, Waketum Sufmi Dasco Ahmad, serta Waketum Edhy Prabowo.
"Kita punya banyak nama, di antaranya pak Muzani kan sudah wakil, kan kalau naik kelas bisa sedikit. Di antaranya ada pak Dasco, ada pak Edhy ada pak Fadli Zon, yang lain-lain juga banyak ya," ujar Riza.
Gerindra juga mengincar posisi ketua MPR. Kendati, partai-partai koalisi pendukung Presiden Joko Widodo merasa pantas mengisi posisi tersebut.
Riza mengatakan, secara perolehan suara tingkat nasional nomor dua di bawah PDIP dan di atas Golkar. Sehingga pantas pula mengisi ketua MPR.
"Karena Gerindra adalah partai ranking dua nasional perolehan suara cocok juga jadi ketua MPR," kata dia.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya