Indikator: Elektabilitas Prabowo dan Ganjar Meroket, Anies Baswedan Turun
Merdeka.com - Indikator Politik menggelar survei nasional teranyar pada 30 Juli - 4 Agustus 2021. Salah satu surveinya tentang elektabilitas para bakal calon presiden di Pemilu 2024.
Dalam simulasi 15 nama yang disajikan Indikator, Prabowo Subianto masih paling tinggi dengan elektabilitas 26,2 persen. Disusul Ganjar Pranowo dengan 20,8 persen, kemudian Anies Baswedan 15,5 persen.
Berikutnya Ridwan Kamil 5,7 persen. Lalu ada Sandiaga Uno dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan nilai sama yakni 5,4 persen.
Menariknya, Indikator juga memotret tren elektabilitas pada bakal Capres ini. Tren Anies Baswedan diketahui merosot.
©2021 Merdeka.com/istimewa
Elektabilitas Anies pada Januari 2021 sebesar 13,1 persen. Kemudian naik pada April menjadi 18,6 persen. Lalu teranyar, merosot pada Juli menjadi 15,5 persen.
Sementara dua teratas yakni Prabowo mengalami kenaikan. Pada Januari 25,3 persen, lalu merosot pada April menjadi 19,3 persen, kemudian naik tajam lagi menjadi 26,2 persen.
Begitu juga dengan tren Ganjar Pranowo. Pada Januari sebesar 14,7 persen, lalu pada April turun menjadi 13,7. Kemudian naik tajam menjadi 20,8 persen.
"Prabowo Subianto tampak masih lebih besar dukungannya sebagai calon presiden ketimbang nama-nama lain, tapi tidak menonjol. Calon pesaing utamanya yaitu terutama Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. Kemudian Sandiaga Uno, Agus Harimurti Yudhoyono dan Ridwan Kamil," kata Direktur Indikator Politik, Burhanuddin Muhtadi dalam paparannya, Rabu (25/8).
©2021 Merdeka.com/istimewa
Survei Indikator Politik Indonesia dilakukan pada 30 Juli-4 Agustus 2021 dengan wawancara tatap muka. Penarikan sampel survei dengan metode multistage random sampling. Jumlah responden 1.220 orang.
Survei ini memiliki margin of error kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya