Ikut Sekolah Partai, Gibran Merasa Tambah Wawasan
Merdeka.com - Bakal calon Wali Kota Solo PDIP, Gibran Rakabuming Raka, mengikuti sekolah partai yang diadakan oleh DPP PDIP. Pembekalan bagi calon kepala daerah asal PDIP ini berlangsung dari l 21-25 Agustus 2020. Namun karena pandemi Covid-19 masih berlangsung, sekolah dilakukan secara daring.
"Saya sendiri selaku kader partai yang akan maju menjadi kepala daerah wajib ikut kegiatan ini," ujar putra Presiden Joko Widodo, Sabtu (22/8).
Menurutnya, banyak materi yang disampaikan, mulai dari pemahaman AD/ART partai, ideologi Pancasila hingga penyusunan visi misi dan politik anggaran.
"Materi-materi seperti ini sangat bermanfaat bagi saya dan juga kader-kader yang lain dari PDIP. Apalagi kita akan maju sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah," katanya.
"Saya merasa tambah wawasan dengan adanya sekolah partai ini," imbuhnya.
Tak Ada Perlakuan Istimewa
Meski berstatus sebagai putra Presiden, Gibran mengaku tak mendapatkan keistimewaan dalam kapasitasnya sebagai calon Wali Kota Solo serta peserta sekolah partai.
Di hadapan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, petinggi partai, dan semua calon kepala daerah, Gibran mengaku siap mendapatkan hukuman push up jika dianggap melanggar aturan kedisiplinan sekolah tersebut.
Hal itu, dikatakannya, terungkap saat berdialog dengan Sekjen Hasto Kristiyanto sebelum pelaksanaan pembukaan sekolah partai, Jumat (21/8). Awalnya, Hasto bertanya soal tata rambut dirinya yang baru dipotong. Barulah kemudian Hasto bertanya soal kesiapan mengikuti sekolah partai.
"Siap Pak. Saya sudah tidak sabar untuk menyerap ilmu dari para senior-senior Partai," jawab Gibran.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya