Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ikrar caketum Golkar, Akom cerita anak petani sampai jadi Ketua DPR

Ikrar caketum Golkar, Akom cerita anak petani sampai jadi Ketua DPR Ketua DPR Ade Komarudin. ©2016 merdeka.com/dieqy hasbi widhana

Merdeka.com - Calon Ketua Umum Partai Golkar Ade Komarudin melakukan ikrar politiknya di depan ribuan kader Partai Golkar. Sebelum membacakan ikrar, pria yang kerap disapa Akom ini menceritakan perjalanan karirnya dari bawah hingga menduduki jabatan sebagai Ketua DPR.

"Malam hari ini adalah malam yang sangat istimewa bagi saya. Karena harus saya akui, saya tidak menyangka sama sekali, anak seorang petani yang juga Kepala KUA dari Kampung Benteng, Purwakarta, Jawa barat, yang sekolah SD dan SMP nya menyusuri pematang sawah sejauh 7,5 km, dan nyantri di pesantren NU yang sangat tradional, bisa berpidato di panggung kehormatan ini untuk menyampaikan Ikrar Satu Golkar untuk Indonesia," kata Akom saat berpidato di Yogyakarta, Jumat (11/3).

Dia mengaku sangat bersyukur, Indonesia dan Partai Golkar sangat murah hati. Semua warganya diperlakukan setara, dari manapun asalnya. Baik suku, agama, warna kulit, kaya ataupun miskin.

"Saya meyakini kisah saya di Golkar ini adalah adalah bagian dari kisah Indonesia yang lebih besar," ucapnya.

Oleh karena itu, Akom mengaku merasa sangat berutang banyak kepada Partai Golkar, anggota dan pemilih Partai Golkar.

Kepada pengurus desa, pengurus kecamatan, pengurus kabupaten/kota dan propinsi seluruh Indonesia dan kepada DPP Partai Golkar.

"Juga saya berhutang kepada para senior diantaranya Bapak Harmoko, Bapak Akbar Tanjung, Bapak Jusuf Kalla, Bapak Aburizal Bakrie, Prof. Dr. Soehardiman dan Bapak Agung Laksono," tegasnya.

Selain itu, lanjut Akom, dirinya juga mengucapkan penghargaan dan penghormatan setinggi-tingginya kepada Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sultan Hamengkubuwono X beserta Ibu Ratu Hemas atas pemberian izin dan doa restunya. Termasuk kepada tokoh-tokoh yang mengarahkan dan menemani perjalanan politiknya.

"Pak MS Hidayat, Mbak Titiek Soeharto, Mas Bobby Suhardiman, Pak Ahmadi Nursupit, Mas Bambang Susatyo, Sdr Misbakun yang paling sibuk dalam acara ini, Saudara markus Nari, dan Sdr Ihsan Firdaus, serta seluruh staf atas kesetiaan dan kerja kerasnya yang tidak mengenal waktu," terang Akom.

"Kepada Saudara Anindya Bakrie, pemimpin generasi ke 3 keluarga Bakrie dan sahabatku sejak mahasiswa di Kelompok Studi pertengahan 8o-an, Rizal Maallaranggeng, atas kehadiran dan dukungannya. Untuk istri, dan anak-anakku Putri, Bena dan calvin. Terima kasih atas pengertiannya. Papa sangat menyayangi kalian, dan papa sangat bangga kepada kalian," tandasnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP