Ical dan Agung ketemu, Munas Golkar diprediksi diundur Mei
Merdeka.com - Ketua DPP Partai Golkar Munas Riau, Agun Gunanjar Sudarsa mengatakan, sejumlah kader dan pengurus Partai Golkar termasuk dirinya tetap menghendaki digelar Munas atau Munaslub dalam waktu dekat ini.
Apalagi, Partai Golkar sudah melakukan Rapimnas dan rekomendasinya menggelar Munas serta mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Saya pikir tak jadi masalah diundur jadi Mei karena memang terlalu cepat kalau tidak menuntaskan masalah," kata Agun di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (8/3).
Agun menjelaskan, ada beberapa fakta yang harus dilihat secara baik dan komprehensif. Pertama, pemerintah melalui Menkum HAM Yasonna Laoly telah mengeluarkan SK perpanjangan Munas Riau untuk dijadikan dasar Partai Golkar menggelar Munas.
Di satu sisi, lanjut Agun, tak bisa dinafikan bila putusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak kasasi kepengurusan Munas Ancol di bawah kepemimpinan Agung Laksono. Yang pasti, tegas dia, saat ini sudah ada kesepakatan untuk tidak berbicara kubu-kubuan
"Artinya begini, Munas harus dijadikan momentum untuk keluar dari yang mencederai kader di bawah. Jadi kita harus berpikir, jangan sampai Munas masih menyisakan masalah, kita ingin persoalan harus selesai," jelas Agun.
"Contoh, menjelang Munas dalam kubu Pak Ical ada saling serang, ini kan tidak baik. Satu sisi kubu Agung Laksono, ada beberapa yang merasa belum terakomodir," tambahnya.
Lebih lanjut, Agun tak mempersoalkan bila Munas atau Munaslub diundur pada bulan Mei mendatang. Dia yakin Aburizal Bakrie dan Agung Laksono mengeluarkan keputusan bijak agar Munas atau Munaslub tetap digelar.
"Diundur itu bukan berarti tidak ada komunikasi, ternyata nyatanya kita ketemu. Sudah ada pertemuan dengan Pak Aburizal dan Pak Agung, di sisi lain kita sudah menemui Pak JK, Pak Akbar," tandasnya.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya