Hidayat Nur Wahid sebut Idulfitri dinginkan suasana jelang Pilkada 2018
Merdeka.com - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengatakan, Idulfitri sebagai momen menyejukan sebelum Pilkada Serentak 27 Juni mendatang. Syukuran dan silahturahmi yang menjadi rutinitas tiap tahun, menurut Hidayat sebagai suatu yang baik di tengah gejolak politik.
"Ada pilkada serentak tanggal 27 Juni, kondisi yang bisa jadi memanas, tapi bisa jadi susana lebaran ini halal bihalal itu bagi kami di dunia politik jadi suatu yang sangat berarti mendinginkan suasana mengademkan komunikasi relasi dengan kemudian rakyat bisa memilih dengan kepala yang dingin," ujar Hidayat saat open house di rumah dinas Ketua MPR, Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan, Jumat (15/6).
Politisi PKS itu berharap, setelah Idulfitri ini mampu meredam kubu-kubuan antara kelompok pemilih. Serta pilkada nanti tidak lagi diwarnai ujaran kebencian dan hoaks.
"Kita boleh beda pilihan beda partai beda posisi, tapi itu adalah bagian dari demokrasi jangan kita sudah lebaran, sudah halal bihalal, saling maafkan terus nyebarin hoaks, nyebarin ujaran kebencian, jangan," kata Hidayat.
Hidayat menambahkan, momen lebaran ini pula menjadi modal untuk menjalani tahun politik yang sudah di depan mata.
"Jadikan semuanya modal besar kita masuki tahun politik dengan semangat halal bihalal semangat lebaran dengan semangat idul fitri, fitrah kita yang bersaudara," tutupnya.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya