Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hidayat Nur Wahid: Sampai saat ini KMP masih eksis!

Hidayat Nur Wahid: Sampai saat ini KMP masih eksis! Muktamar I Ikatan Ulama dan Dai. ©2014 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid menolak dengan tegas pernyataan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani yang menyebut bahwa Koalisi Merah Putih (KMP) telah bubar seiring dengan merapatnya Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Golkar dan PPP ke pemerintahan Joko Widodo. Dia menegaskan, KMP sampai saat ini masih tetap eksis.

Hidayat menjelaskan walaupun Golkar telah menyatakan mendukung pemerintahan namun, kata dia, Aburizal Bakrie tak pernah melontarkan pernyataan keluar dari KMP.

"Presidium KMP itu Pak Aburizal. Beliau memang karena kondisi internal partai Golkar sedang sedemikian rupa akhirnya menyatakan mendukung pemerintah. Dan Pak Aburizal sebagai presidium KMP tidak pernah menyatakan keluar dari KMP. Artinya sampai saat ini KMP masih tetap eksis," kata Hidayat usai menghadiri perayaan HUT ke-56 Ormas MKGR di Wisma Serbaguna Gelora, Senayan, Jakarta, Minggu (7/2).

Hidayat juga menegaskan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto selaku salah satu tokoh yang menandatangani pendeklarasian KMP tak pernah menyatakan KMP telah bubar.

Wakil Ketua MPR ini menegaskan apabila benar KMP telah bubar, maka tentunya ada pembubaran yang dilakukan secara resmi tiap anggotanya bukan berasal dari pernyataan sepihak.

"Jadi artinya kita paham bahwa KMP adalah sebuah kesepakatan bersama, bukan sebuah kepentingan sebuah pihak, kalaupun memang akan dibubarkan ya akan dibubarkan secara bersama-sama, bukan berdasarkan pernyataan yang berbasis sepihak," paparnya.

Sebelumnya, meski tetap diisi oleh Gerindra dan PKS, Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani mengaku KMP sudah selesai dan bahkan telah runtuh.

"Secara de facto partai-partai yang sekarang bergabung di KMP, kami sudah katakan KMP sudah selesai," kata Muzani di Kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/2).

"KMP yang dulu mengusung menjadi kekuatan ekstra mengontrol pemerintah, sekarang hampir setahun setengah satu per satu keluar, karena itu de facto KMP sudah bubar," sambung dia. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP