Heru: Yang penting Pak Ahok jadi gubernur
Merdeka.com - Calon patahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok memutuskan maju dalam Pilkada DKI Jakarta dengan menggunakan kendaraan partai politik. Keputusan ini sekaligus menggugurkan rencana Ahok maju melalui jalur independen.
Keputusan Ahok maju melalui jalur partai politik otomatis membuat peluang Heru Budi Hartono, yang sebelumnya dipilih menjadi calon Wakil Gubernur dari jalur independen, semakin tipis.
Heru hanya bisa pasrah dengan keputusan Ahok. Termasuk jika nantinya Ahok memilih kader partai politik sebagai pasangannya di Pilgub DKI. "Pilihan Pak Gubernur (Ahok), silakan memilih yang terbaik. Tapi kader-kader partai ada yang lebih bagus dan berpengalaman," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (28/7).
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Jakarta ini menuturkan, yang terpenting Ahok kembali menjadi Gubernur. Dia tidak dapat berbuat banyak untuk memperkirakan kemungkinan selanjutnya.
"Alhamdulillah, apapun itu yang penting Pak Ahok jadi Gubernur," terangnya.
Heru yakin keputusan Ahok maju melalui jalur partai pasti telah mempertimbangkan relawan Teman Ahok. "Parpol dengan relawan tidak bisa dipisahkan, saya pikir tidak akan sia-sia."
Diberitakan sebelumnya, di depan tiga partai yaitu Nasdem, Hanura, dan Golkar serta relawan Teman Ahok, Ahok akhirnya memutuskan untuk menggunakan jalur partai politik. Artinya ketiga partai yang mendukung ini akan mengusung Ahok.
Secara otomatis, satu juta fotokopi KTP yang sudah dikumpulkan oleh Teman Ahok selama kurang lebih 4 bulan (formasi Ahok-Heru pada kertas dukungan) ini pun tidak akan jadi digunakan. Hal ini dikarenakan Ahok tidak menggunakan jalur perseorangan untuk maju pada Pilkada 2017.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya