Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hasto sebut Jokowi sudah jalankan gagasan ekonomi Kwik Kian Gie

Hasto sebut Jokowi sudah jalankan gagasan ekonomi Kwik Kian Gie PDIP ungkap daftar nama bakal caleg. ©Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Mantan Menko Ekuin Kwik Kian Gie bersedia menjadi penasihat ekonomi bakal calon presiden Prabowo Subianto. Politisi PDI Perjuangan itu berdalih gagasan ekonominya dalam buku 'Platform Presiden' tidak didengar Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, dan pada 2014, Joko Widodo juga tak menanggapi gagasan ekonominya.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menegaskan pihaknya telah mengilhami pemikiran dan gagasan ekonomi Kwik Kian Gie. Justru, katanya, konsep ekonomi yang dijalankan Presiden Joko Widodo berasal dari buku karya Kwik.

"Pak Jokowi menjalankan konsepsi pembangunan dari pinggiran, pembangunan yang mengedepankan daya kreativitas tapi juga kemampuan rakyat indonesia untuk berproduksi dengan membangun infrastruktur. Itu kan juga merupakan bagian dari gagasan-gagasan dari ak Kwik," ujarnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (18/9).

Sekretaris Koalisi Indonesia Kerja itu mencontohkan, renegosiasi kepemilikan Freeport dan pengelolaan blok Rokan, juga bagian dari gagasan Kwik. "Jadi kamu bukan hanya mendengarkan, tapi kami malah melaksanakan itu," tegasnya.

Hasto menyinggung politik ekonomi yang mereka jalankan tidak seperti kubu Prabowo-Sandiaga. Meski demikian, kata Hasto, koalisinya tak mempersoalkan Kwik memberikan nasihat kepada Prabowo

"Nah kalau tentang politik ekonomi Pak Kwik, menurut saya justru malah berbeda dengan politik ekonomi dari Pak Mardani, dari Neno Warisman, dari Pak Sandiaga Uno, itu berbeda politik ekonominya," tuturnya.

Hasto menegaskan, hingga saat ini Kwik masih menjadi kader PDI Perjuangan. Menurutnya Kwik tidak pindah kubu, hanya memenuhi undangan sebagai ahli ekonomi.

"Pak Kwik kan tidak memutuskan berpindah, pak Kwik diundang diskusi dan beliau kan sebagai dosen, beliau juga sebagai tokoh di dalam paradigma baru ilmu ekonomi di indonesia," ucapnya.

Dengan keberadaan mantan Kepala Bappenas itu di kubu oposisi, Hasto menilai tidak merugikan kubu Jokowi.

"Tidak, gagasan-gagasan diambil kan didiskusikan kan bagus," tegasnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP