Hasil Survei: Publik sukai capres Jawa, muda dan laki-laki
Merdeka.com - Mendekati tahun pemilu 2014, berbagai lembaga survei berlomba menggelar survei capres. Salah satunya Pol Tracking Institute yang dalam surveinya mengatakan capres beretnis Jawa lebih berpeluang menjadi capres favorit dibanding etnis lainnya.
"Etnis yang disukai 27 persen etnis Jawa. Tetapi yang tidak terpengaruh etnis relatif besar menggembirakan 60 persen. Ini kabar baik karena masyarakat lebih kompromis lebih cair," kata Direktur Eksekutif Pol Tracking Institute Hanta Yuda di Hotel Morissey, Jakarta, Minggu (22/12).
Selain beretnis Jawa, publik juga menginginkan tokoh baru dibandingkan dengan para politisi senior.
"Usia muda diminati sebesar 36 persen, capres tua 17 persen dan sama saja sebesar 42 persen. Ada potensi dari generasi muda," lanjut Hanta.
Terakhir, jenis kelamin pun ikut diperhitungkan oleh masyarakat. Mereka lebih menyukai capres laki-laki dibanding perempuan.
"Budaya paternalistik mempengaruhi. Menurut publik 66 persen memilih laki-laki, 4 persen mendorong perempuan, 27 persen sama saja," tutup dia.
Survei ini dilakukan pada 13 September sampai 11 Oktober 2013 di 33 provinsi. Dengan margin of error 2,19 persen dan menggunakan multi stage random sampling. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya