Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hasil Survei Belum 60 Persen, Kubu Jokowi Sebut Hoaks dan Manipulasi Penyebabnya

Hasil Survei Belum 60 Persen, Kubu Jokowi Sebut Hoaks dan Manipulasi Penyebabnya Survei SMRC bahas elektabilitas Jokowi. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Hasil survei terakhir yang dirilis beberapa lembaga survei menempatkan pasangan calon presiden dan wakil presiden Jokowi-Ma'ruf Amin unggul. Namun angkanya belum mencapai 60 persen. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf mengakui ada suasana yang buruk di bawah.

"Memang suasana di bawah tidak terlalu baik, terutama maraknya isu hoaks yang mendelegitimasi, dan demoralisasi hasil pembangunan Pak Jokowi. Manipulasi angka pembangunan sangat masif dilakukan oleh tim sebelah dan ini menjadi catatan khusus bagi kami," ucap Wakil Sekretaris TKN, Raja Juli Antoni saat dikonfirmasi, Rabu (28/11/2018).

Dia menuturkan, hal ini membuat rakyat ragu akan paslon nomor urut 01 ini. Bahkan ada yang mengalihkan dukungan ke Prabowo-Sandiaga.

"Sehingga rakyat menjadi ragu, bimbang, bahkan bergeser ke sebelah dengan data-data palsu itu. Jadi ini catatan TKN. Ya hasil survei bagi kami jadi bahan studi dan evaluasi untuk merumuskan strategi pemenangan selanjutnya," ujarnya.

Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia yang akrab disapa Toni ini ini pun, menuturkan, pihak TKN akan kembali menekan caleg-caleg dari partai Koalisi Indonesia Kerja (KIK) untuk berperan aktif lagi. Selain itu, akan ada pembagian kerja yang lebih baik lagi antara Jokowi dan Ma'ruf Amin.

"Bagaimana kemudian mengaktifkan kembali caleg-caleg parpol yang bergabung di TKN, strategi media yang juga bisa menyampaikan ke bawah, dan pembagian kerja Pak Jokowi dan Pak Kiai Ma'ruf untuk mendatangi yang memang strategis untuk didatangi," tutur Raja.

Meski demikian, angka di hasil survei sudah menunjukkan Jokowi-Ma'ruf tetap menang. Walaupun pihaknya akan berusaha untuk mencapai apa yang ditargetkan dalam Rakernas TKN di Surabaya beberapa waktu lalu.

"Tapi Alhamdulillah, semua survei yang kredibel menunjukkan Pak Jokowi menang. Sebenarnya 51 persen saja sudah menang. Tapi sebagai incumbent tentu target rakernas kita harus menang banyak," pungkasnya.

Diketahui tiga lembaga survei yang telah merilis hasil surveinya adalah Median dengan persentase elektoral Jokowi-Ma'ruf 47,7 persen dan Prabowo-Sandi 35,5 persen. Survei dilakukan 4-16 November.

LSI Denny JA dengan hasil elektabilitas Jokowi-Ma'ruf 53,2 persen, dan Prabowo-Sandi 25,7 persen. Survei dilakukan pada 10-19 November.

Indikator menempatkan Jokowi-Ma'ruf unggul 57,7 persen dari Prabowo-Sandi yang meraih elektabilitas 32,3 persen. Survei dilakukan pada Maret.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber: Liputan6.com

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP