Hasil pileg meleset, Golkar akan bahas lagi pencapresan Ical
Merdeka.com - Politisi Partai Golkar Yoris Raweyai, mengatakan PDIP mampu melakukan pengkaderan kuat sebab sejak awal partai itu sudah terbiasa dengan tekanan. Sehingga PDIP bisa bertahan (survive) dan berkonsolidasi.
Sama pula dengan partai Gerindra. Sedangkan, Partai Golkar, dia melanjutkan, memiliki jam terbang politik yang cukup namun banyak pragmatis.
"Kita nggak ada solidaritas yang bisa diberikan yang terbaik, hasil pileg kita menurun. Dulu kita dapet kursi 106 sedangkan sekarang nggak sampe seratus," kata Yoris saat menghadiri paparan 'Tiga Skenario Pilpres 2014' di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (13/4).
Yoris menuturkan, dalam Rapimnas ke empat ada dua agenda yang akan dibahas Partai Golkar. Salah satunya mekanisme capres dari hasil pemilihan legislatif.
"Mekanisme capres kan dari hasil pileg, dulu kita target bisa ngusung sendiri, sekarang nggak mungkin. Kita tunggu dinamika itu, kemarin setelah ketemu dengan Jokowi kita sepakat koalisi di parlemen, tapi berjuang sendiri di pilpres," ujarnya.
Dia juga mengatakan, koalisi Partai Demokrat dan Golkar kemungkinan ada, namun Demokrat sendiri bisa berkoalisi dengan Partai Gerindra.
"Saya melihat Gerindra main ke Demokrat. Prabowo dan SBY dipersiapkan dari dulu, generasi yang disiapkan. SBY nggak pernah nyerang Prabowo dan begitu juga sebaliknya," ujarnya.
Laporan: Gaby Virginia (mdk/mtf)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya