Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hary Tanoe anggap pengkritiknya sebagai oknum di Hanura

Hary Tanoe anggap pengkritiknya sebagai oknum di Hanura Kampanye Hanura di Jakarta. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Hanura Hary Tanoesoedibjo cuek meski sejumlah pengurus partainya mendesak mundur. Dia berharap para kader Hanura itu tidak banyak bicara di publik.

"Itu kan oknum, itu saja," kata Hary Tanoe di sela-sela Rapimnas Partai Hanura di Hotel Sultan Jakarta, Selasa (6/5).

Dia berharap jika ada persoalan bisa diselesaikan secara internal partai. "Tidak perlu kita sampaikan di sini. Gini ya, masalah internal diselesaikan secara internal," ujarnya.

Menurutnya, orang yang mendesak dirinya mundur dengan banyak bicara di publik tidak bijak. "Misalnya ada yang kurang senang dengan Anda, terus apa bicara di dalam, apa di luar? Ya seperti itu lah logikanya," katanya.

Sebelumnya, Ketua DPP Partai Hanura Yudi Chrisnandi paling bersuara lantang mengkritik Hary Tanoe. Dia menilai Hary Tanoe harus bertanggung jawab karena suara Hanura tak melampaui target.

"Tentunya Rapimnas seyogyanya memberikan catatan penting. Seharusnya memberikan evaluasi kinerja partai, tidak hanya Pak Hary Tanoe, tapi jajaran Bappilu," ujar Yudi.

Yudi menegaskan, salah satu penyebab utama Partai Hanura tidak mencapai target merupakan tanggung jawab Bappilu. Yang mana ketuanya adalah Hary Tanoesoedibjo.

"Evaluasi penting apa yang menyebabkan tidak tercapai target. Evaluasi itu penting, yang mengevaluasi DPD dan DPP. Evaluasi akan diberhentikan penanggung jawab Bappilu, itu adalah langkah-langkah demikian," jelas Yudi.

(mdk/has)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP