Hari ini, 631 warga Denpasar kembali mencoblos ulang
Merdeka.com - Kendati kemenangan untuk pasangan Rai Mantra-Jaya Negara yang mencapai hingga 82 persen, pihak KPU Denpasar tetap melaksanakan pencoblosan ulang. Hal ini untuk menegakkan proses demokrasi yang tertib dan konsisten.
Pemungutan suara ulang (PSU) ini dilakukan di TPS 6, Banjar Pembungan, Desa Sesetan, Denpasar. Pemungutan suara ulang ini, buntut dari adanya aksi enam pemilih 'siluman' yang melakukan pencoblosan dengan menggunakan formulir C-6 milik orang lain. KPU Denpasar pun menetapkan jadwal PSU pada Minggu (13/12) besok.
"Pemungutan suara ulang dilakukan Minggu (13 Desember)," ujar Ketua KPU Denpasar Gede John Darmawan, dihubungi Sabtu (12/12) malam.
Terkait logistik, pihaknya menyatakan sudah menyiapkan, pun dengan kelengkapan alat pencoblosan. Hal itu katanya sudah disiapkan sebelumnya 2000 lembar surat suara untuk cadangan.
"Pendistribusian logistik untuk pemungutan suara ulang di TPS 6, di Banjar Pembungan sudah dilakukan sore tadi," ungkapnya.
Menurut John untuk pelaksanaan pemungutan suara ulang tersebut sudah ada ketentuan, bahwa KPU wajib menyiapkan logistik jika terjadi PSU. KPU Denpasar sendiri, kata dia, telah memiliki surat suara cadangan untuk kepentingan PSU ini sebanyak 2.000 lembar plus 2,5 persen.
"Yang diperlukan untuk pelaksanaan PSU di TPS 6 Banjar Pembungan kan hanya sebanyak 631 surat dan suara plus 2,5 persen sesuai DPT," ujar John.
Lanjutnya dengan pelaksanaan PSU nanti, otomatis pelaksanaan rekapitulasi di tingkat kecamatan Denpasar Selatan sudah ditunda dari jadwal yang ditetapkan. Meski demikian, pihaknya yakin penetapan calon akan dilakukan tepat waktu.
"Kami yakin akan terkejar, kan hanya satu TPS yang diulang. Jadi tanggal 17 nanti akan kami lakukan rekapitulasi di KPU Denpasar dan penetapan sesuai jadwal," tandasnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya