Hanura: Tak ada yang spesial dari pemanggilan Hary Tanoe
Merdeka.com - Ketua DPP Partai Hanura, Saleh Husin mengatakan tak ada yang spesial dari pemanggilan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kepada Direktur Utama RCTI yang juga Ketua Dewan Pakar Hanura, Hary Tanoesoedibjo . Pemanggilan Hary terkait dugaan penggunaan frekuensi media MNC Group untuk kepentingan partai.
"Tidak ada yang spesial tuh, biasa-biasa saja," kata Saleh saat dihubungi, Selasa (7/5).
Saleh mengaku tak tahu terkait video yang diunggah di Youtube terkait arahan pemanfaatan MNC Group untuk kampanye Hanura. Menurutnya, pembicaraan dalam video tersebut hanya normatif.
"Saya enggak tahu pasti itu siapa dan dalam pertemuan apa, kapan dan di mana? Tapi dari data yang juga baru saya dengar, saya kira masih bahasa-bahasa normatif biasa dan enggak ada yang spesial, itu kan keinginan dan harapan orang," terangnya.
KPI siang ini memanggil Hary Tanoesoedibjo , dan Direktur Utama Indovision, B Rudijanto Tanoesoedibjo. Pemanggilan guna mengklarifikasi aduan dari masyarakat terkait dugaan penggunaan frekuensi atau ranah publik untuk kepentingan golongan tertentu.
Sejumlah pengaduan diduga terkait kampanye politik Hary Tanoe dan partainya lewat program non-iklan.
KPI Pusat turut mengundang Dewan Pers untuk ikut dalam pertemuan yang akan dilangsungkan siang ini, Selasa (7/5), di Kantor KPI Pusat, Jalan Gadjah Mada, Jakarta. (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya