Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hanura akan bahas kriteria cawapres pendamping Jokowi dalam Rakernas

Hanura akan bahas kriteria cawapres pendamping Jokowi dalam Rakernas Rakernas Hanura. ©Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Partai Hanura secara resmi telah menyatakan komitmennya mengusung capres petahana Joko Widodo atau Jokowi pada Pilpres 2019 mendatang dalam pembukaan rapat kerja nasional (rakernas) di Pekanbaru, Riau, Selasa (8/5) sore. Dalam agenda rakernas selanjutnya, pengurus Hanura akan membahas kriteria cawapres yang layak mendampingi Jokowi dalam kontestasi politik lima tahunan itu.

Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Oddang atau OSO mengatakan pihaknya belum akan menetapkan nama, melainkan hanya membahas kriteria terlebih dulu. "Namanya belum ada, kriterianya dulu," ujarnya usai bertemu Jokowi di Hotel Novotel, Pekanbaru, Selasa (8/5) malam.

Mengenai kriteria tersebut, OSO enggan menjelaskan. Ia mengatakan tak boleh mendahului agenda rakernas yang masih akan berlangsung pada Rabu (8/5). "Nanti di rakernas, enggak boleh mendahului rakernas. Insyaallah segera mungkin nanti kami laporkan," jelasnya.

Terkait pertemuannya dengan Jokowi, OSO mengatakan membahas juga soal cawapres ini. Namun ia mengatakan tak ada arahan apa pun dari Jokowi. OSO menyampaikan kepada Jokowi saat ini kriteria cawapres yang akan diusulkan Hanura sedang dirumuskan.

"Arahan-arahan itu tak boleh dibawa keluar, nanti salah arah. Nanti saya jelaskan pengarahan, tahu-tahu Pak Jokowi bilang loh bukan begitu maksud saya," ujarnya.

Pertemuan dengan Jokowi juga berkaitan dengan batalnya membuka rakernas. Keterlambatan mendarat di Pekanbaru menjadi alasan Jokowi batal membuka rakernas dan 10 pimpinan Hanura bertemu Jokowi di hotel pada malam harinya. Jokowi juga dipastikan tak akan menutup rakernas yang dijadwalkan hari ini.

OSO mengatakan tetap membuka rakernas tanpa Jokowi agar suasana tetap tenang dan berlangsung sesuai jadwal. "Kita enggak mau yang bikin suasananya tegang. Kita mau suasananya tenang, sama dengan apa yang dipikir oleh Pak Jokowi. Makanya kita mulai tepat jam lima," jelasnya.

Jokowi seharusnya dijadwalkan mendarat di Pekanbaru pada pukul 13.00. Tapi karena urusan negara, Jokowi mendarat pukul 18.00.

"Jadi enggak salah kan kalau saya memulai dan saya membuka. Dan saya sudah minta izin sama beliau saya akan meneruskan (buka raker). Silakan. Terus kita diminta melaporkan dan diterima malam ini (tadi malam) setelah acara penutupan rakernas," tutupnya.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP