Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hadiri KLB Kubu Moeldoko, 3 Ketua DPC & 4 Kader Demokrat Sumsel Dipecat

Hadiri KLB Kubu Moeldoko, 3 Ketua DPC & 4 Kader Demokrat Sumsel Dipecat AHY Gelar Rapat Pimpinan Menyikapi KLB di Deli Serdang. ©2021 Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Sumatera Selatan memecat tiga ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan empat kadernya. Hal ini lantaran menghadiri Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara, 5 Maret lalu.

Pemecatan sebagai tindak tegas karena dianggap menyalahi aturan partai. Ketiga ketua DPC itu adalah Ogan Ilir Addinul Ikhsan yang digantikan Wakil Ketua DPD Demokrat Sumsel Handry Pratama Putra, Ketua DPC Musi Banyuasin Hairul Ilyasa digantikan Wakil Ketua DPD Demokrat Nurwati, dan Ketua DPC Demokrat Pagaralam Gio Fernando yang digantikan dua nama yang sedang dibahas.

Sementara empat kader yang turut diberhentikan adalah pengurus DPC Demokrat Palembang, Penukal Abab Lematang Ilir, Musi Rawas, dan mantan Ketua DPC Demokrat Ogan Komering Ulu Timur.

Kepala Badan Pembina Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) DPD Partai Demokrat Sumsel Firdaus Hasbullah mengungkapkan, pelanggaran mereka dinilai sangat fatal karena bertentangan dengan AD/ART, kode etik, dan keputusan-keputusan partai. Pemecatan merupakan keputusan resmi dari DPP Demokrat.

"DPP telah mengeluarkan keputusan resmi dengan mengganti tiga ketua DPC dan empat kader," ungkap Firdaus, Selasa (10/3).

Dikatakan, keberadaan mereka berada di KLB Deli Serdang diketahui saat apel siaga di Palembang sehari sebelum Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD), pada 4 Maret 2021 sore. Saat apel siaga itu ketiga mantan ketua DPC dan empat kader diketahui berada di Deli Serdang.

"Malam harinya langsung diambil keputusan, sekarang mereka bukan lagi kader Partai Demokrat," tegasnya.

Menurut dia, KLB Deli Sering ilegal dan inkonstitusional. Bagi kader yang terlanjur berkhianat dan mengakui kesalahan akan diberikan maaf dan diterima kembali sebagai kader oleh pimpinan partai.

"Jika ngotot membenarkan KLB itu, maka pemecatan adalah sanksi tegas bagi mereka. Kami akan rapatkan barisan dan memegang sumpah setia kepada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono," pungkasnya.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP