Guyonan-guyonan elite parpol di forum koalisi Jokowi
Merdeka.com - PDIP sudah mengumumkan secara resmi anggota koalisinya untuk mendukung Capres Joko Widodo ( Jokowi ) di Pilpres 9 Juli. Koalisi antara PDIP , PKB dan NasDem dideklarasikan kemarin di kantor DPP PDIP , Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
Dalam acara tersebut, hadir seluruh elite partai politik, di antaranya Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri , Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum NasDem Surya Paloh , serta para sekjen dan pengurus partai peserta koalisi.
Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo menjadi MC dalam acara tersebut. Seluruh ketua umum parpol diberikan kesempatan untuk memberikan pidato politiknya tentang arah koalisi dan proses koalisi ini terbentuk.
Acara ini pun terlihat santai dengan berbagai guyonan-guyonan yang diberikan para elite parpol dalam pidato politiknya, termasuk Mega yang menyebut Muhaimin anak hilang. Hanya Surya Paloh yang terlihat serius dan menggebu-gebu menceritakan potret dan arah koalisi mereka ke depan.
Berikut guyonan-guyonan elite parpol di forum koalisi Jokowi:
Cak imin anak hilang
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comKetua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri membuka rahasia tentang Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Menurut dia, mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sempat menitipkan Cak Imin kepada dirinya."Kalau dengan Pak Muhaimin ini, jadinya sulit, kalau saya panggil bapak, malah hilanglah persaudaraan, karena saya mau buka rahasia sedikit," kata Megawati yang mengenakan blus hitam, di hadapan petinggi PDIP, PKB dan NasDem, Rabu (14/5).Megawati mengatakan, sebenarnya dia memanggil Muhaimin dengan sebutan Imin. "Sebetulnya saya manggilnya Imin, itu anak yang hilang. Mengapa saya anak yang hilang? Karena ketika Gus Dur, ndak tahu kenapa, bilang 'Mbak tolong ada dua ponakanku yang dirawat sama sampeyan'," kata Megawati menirukan ucapan almarhum Gus Dur."Lho, masih kecil apa Mas?" tanya Megawati."Nggak, udah besar, iku lho sing jenenge Muhaimin karo Syaifullah," kata Megawati menirukan Gus Dur.Megawati lantas bertanya kepada Gus Dur kenapa dirinya dibebani mengurus orang yang sudah dewasa. "Kok saya diaboti dua orang yang gede-gede yang harusnya sudah mandiri," kata Megawati."Ya kono ngertilah, jenenge PDI Perjuangan karo Nahdlatul Ulama itu sama. Yang satu partai, yang satu ormas, podo suka salah, ya ngono kuwilah Mbak. Sukanya menggebu-gebu belakangan salah," kata Megawati menirukan ucapan Gus Dur."Saya khawatir dua ponakan saya itu berlaku seperti itu, makanya saya titipkan sama sampeyan," ujar Megawati.
Jokowi ini gue banget
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comMuhaimin Iskandar (Cak Imin) merasa sangat yakin dengan pilihannya untuk mendukung Jokowi sebagai capres. Menurut dia, Jokowi sosok yang didambakan oleh setiap orang yang rindu pemimpin egaliter."Kami mendukung pemimpin yang tidak berdarah, egaliter, dan sederhana. Kalau Bahasa Jakartanya, Pak Jokowi ini gue banget," kata Cak Imin di DPP PKB, Rabu (14/5).Menurut Cak Imin, PKB dan PDIP punya semangat perjuangan yang sama. Ingin memajukan kaum Nahdliyin dan Marhaen yang masih termarjinalkan. PKB yakin jika terpilih Jokowi akan merangkul mereka yang termarjinalkan.Cak Imin kemudian menutup pidatonya dengan mengutip ayat Alquran. "Sesungguhnya semua orang dalam keadaan merugi, kecuali orang-orang yang beramal saleh."
Sekjen PKB disebut orang saleh tapi belum tentu beramal saleh
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comMuhaimin Iskandar (Cak Imin) juga melontarkan guyonan kepada Sekjen PKB Imam Nachrowi. Menurut dia, anak buah di partainya itu orang yang saleh, tapi belum tentu beramal saleh.Awalnya, Cak Imin merasa yakin dengan Jokowi yang punya jiwa yang beramal saleh. Meskipun, selama ini banyak serangan politik dan isu miring yang ditujukan kepada Jokowi.Menurut dia, belum tentu mereka yang mengaku saleh bisa beramal saleh. Belum tentu juga yang mengaku Islam bisa mengamalkan ajaran Islam dengan baik."Tapi saya yakin Pak Jokowi orang yang beramal saleh," kata Cak Imin disambut tepuk tangan meriah hadirin yang hadir.Lantas dia pun mengibaratkan seorang Imam Nachrowi yang memiliki nama Islami namun belum tentu beramal saleh."Pak Imam Nachrowi ini orang yang saleh, tapi belum tentu beramal saleh," canda dia disambut tawa para hadirin.
Tjahjo panggil Cak Imin dengan sebutan gus dan kiai
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSekjen PDIP Tjahjo Kumolo pun tiak ketinggalan melemparkan guyonan kepada Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Tjahjo yang bertugas sebagai pembawa acara saat deklarasi itu menyebut Cak Imin sebagai kiai.Di awal acara, Tjahjo memperkenalkan para elite politik lintas partai yang tergabung dalam koalisi. Suasana deklarasi sempat cair saat Tjahjo menyebut Ketum PKB Muhaimin Iskandar dengan sebutan kiai dan gus."Yang saya hormati Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri , yang saya hormati Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh , yang Saya hormati Kiai Muhaimin Iskandar sebagai Ketua Umum PKB ," kata Tjahjo disambut tawa dan tepuk tangan elite politik dan wartawan yang ada di lokasi.Selain menyebut nama Muhaimin dengan sebutan kiai, Tjahjo pun sempat memanggil Muhaimin dengan sebutan Gus Muhaimin. Sebutan Gus adalah diperuntukkan untuk para keturunan kiai atau ulama besar, seperti Gus Dur dan Gus Sholah, anak dari pahlawan nasional Kiai Haji Abdul Wahid Hasjim."Saya persilakan, Gus Muhaimin untuk memberikan sambutan, masih muda tapi sudah memimpin partai. Mohon izin saya merangkap MC karena MC-nya belum datang," ucap Tjahjo.
Koalisi PDIP-PKB disebut Jombang
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comMuhaimin Iskandar (Cak Imin) merasa punya kedekatan antara PKB dan PDIP. Dalam acara deklarasi PDIP, PKB dan NasDem, Cak Imin menyebut kedekatan PDIP dan PKB dengan sebutan 'Jombang'."Perkenalkan nama saya Muhaimin Iskandar, Jombang Ijo baret abang. Bahasa Indonesianya hijau (warna PKB) dengan merah (warna PDIP). Kita ubah ijo biru abang. Agak maksa dikit, bersatu dalam satu kesepakatan bersama," kata Cak Imin.Dalam kesempatan itu, Cak Imin juga menggunakan sebuah pin dengan logo PKB, namun tidak seluruhnya berwarna hijau. Pin itu dibumbui dengan latar belakang berwarna merah, menandakan koalisi 'Jombang' tadi.
(mdk/gib)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya