Gus Ipul: Pendidikan agama selama ini hanya beberapa jam saja dalam seminggu
Merdeka.com - Bakal calon gubernur (Cagub) Jawa Timur, Saifullah Yusuf bersuka-cita menyambut dukungan para ibu nyai se-Kabupaten Nganjuk. Para pengasuh pondok pesantren dan mubalighoh itu mengucap ikrar dukungan untuk pasangan Saifullah Yusuf-Abdullah Azwar Anas di Pilgub Jawa Timur 2018.
Melalui rilisnya yang diterima Merdeka.com, Minggu (17/12) malam, cagub yang akrab disapa Gus Ipul itu menyebut, ikrar dukungan yang kali ini dibacakan para ibu nyai di Pondok Pesantren Ar-Rohmah, Ngronggot, Nganjuk tersebut bukan yang kali pertama.
Sebelumnya, hal serupa juga dilakukan di Bangkalan, Madura. Berlanjut di Kediri, Situbondo, kemudian di Jember. Mereka satu suara mendukung pasangan yang diusung PDIP dan PKB tersebut.
"Dukungan ini adalah amanah, sehingga saya dan Mas Anas tentu akan berjuang untuk melanjutkan dukungan ini," ucap Gus Ipul.
Gus Ipul lantas menceritakan bagaimana ketika 10 tahun menjadi wakil gubernur mendampingi Soekarwo. Gus Ipul berusaha memperjuangkan pesan para kiai pengasuh pesantren untuk memperkuat pendidikan agama di Jawa Timur.
Selama menjadi wakil gubernur itu, dia mengaku terus memperjuangkan kualitas pendidikan di Madrasah Diniyah (Madin). "Pendidikan agama selama ini hanya beberapa jam saja dalam seminggu. Ini tidak mungkin dan harus ditambah," tegasnya.
Untuk itu, lanjut dia, kesejahteraan dan SDM para guru Madin harus terus ditingkatkan. Salah satunya dengan meningkatkan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) Madin, yang saat ini telah berjalan dan akan terus ditingkatkan.
"Selain itu, program beasiswa bagi guru Madin juga akan terus dipertahankan dan ditambah," tegasnya.
(mdk/rzk)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya