Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Golkar tegaskan sulit koalisi dengan Demokrat

Golkar tegaskan sulit koalisi dengan Demokrat Hajriyanto Thohari. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Posisi Partai Demokrat yang sampai saat ini belum menentukan calon yang diusung dalam pemilihan umum presiden pada 9 Juli nanti menjadi pertimbangan Partai Golkar untuk melakukan kerjasama politik dalam pemerintahan selanjutnya.

Politisi Partai Golkar Hajriyanto Y. Thohari menyatakan wacana koalisi yang dilakukan Golkar dengan Partai Demokrat sulit dilakukan.

"Koalisi dengan Partai Demokrat agak sulit berkomunikasi. Karena mereka kan lagi konvensi," kata Ketua DPP Partai Golkar Bidang Agama dan Budaya Hajriyanto Y. Thohari di Habibie Center, Jakarta Selatan, Rabu (30/4).

Hajriyanto menegaskan, sikap plin-plan yang ditunjukkan Demokrat itulah membuat partainya sulit membuka pembicaraan koalisi dengan Demokrat.

"Kita buntu saat mereka hendak bicara dari nol, artinya belum menentukan capres atau cawapres. Sedangkan kita mau memulai pembicaraan dari capres. Titik temu itulah yang hingga saat ini belum ada. Sulit ditemukan di antara Partai Golkar dan Partai Demokrat," ujarnya.

Lebih jauh Hajriyanto mengatakan, ada kabar yang menyebutkna jika Demokrat akan membuat poros baru dalam pemilu presiden 9 Juli mendatang. Sehingga hasil konvensi di Partai Demokrat, kata dia, terlihat dibentuk bukan untuk menjadi cawapres melainkan capres.

"Apalagi mereka kabarnya terakhir yang saya dengar kan mau membuat poros baru, itu yang membuat belum mungkin (koalisi). Kebuntuan-kebuntuan itulah yang sedang ingin kita temukan jalan keluarnya," tandasnya.

(mdk/war)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP