Golkar sebut JK dipinang sebagai profesional bukan kader
Merdeka.com - Mantan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla (JK) akhirnya dipilih capres PDIP Joko Widodo (Jokowi) sebagai cawapresnya di pertarungan Pilpres 9 Juli mendatang. Lalu bagaimana tanggapan Golkar menyikapi hal itu?
Partai berlambang pohon beringin ini memang secara tegas memilih Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa sebagai pasangan capres-cawapresnya. Selain itu, Golkar juga bergabung dalam satu 'koalisi gemuk' bersama Partai Gerindra, PAN, PKS dan PPP.
Menurut Sekretaris Jendral Partai Golkar Idrus Marham, dipilihanya JK sebagai cawapres Jokowi bukan merupakan bagian dari partainya. Sebab, posisi mantan wakil presiden periode 2004-2009 itu dipilih sebagai seorang profesional.
"JK itu dipilih sebagai profesional," kata Idrus usai menghadiri deklarasi Prabowo-Hatta di Rumah Polonia, Jalan Cipinang Cempedak I/29, Otista, Jakarta Timur, Senin (19/5).
Selain itu, kata Idrus, pihaknya juga menganggap pemilihan JK sebagai cawapres Jokowi merupakan langkah yang bagus.
"Jadi saya pikir itu bagus ya," ujarnya singkat.
Seperti diketahui, Jokowi telah memilih JK sebagai pendampingnya di pemerintahan kelak. Namun, partai pimpinan Aburizal Bakrie itu malah berpaling dukungan kepada Prabowo-Hatta di menit-menit terakhir.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya