Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Golkar prioritaskan Dedi Mulyadi maju Pilgub Jabar

Golkar prioritaskan Dedi Mulyadi maju Pilgub Jabar Bupati Purwakarta. ©2017 Merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Partai Golkar bakal memprioritaskan kadernya sendiri untuk maju sebagai calon gubernur atau calon wakil gubernur Jawa Barat. Salah satu kader yang dilirik sebagai bakal calon gubernur Jawa Barat adalah Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Jawa Barat Dedi Mulyadi yang juga Bupati Purwakarta. Ketua Tim Pemenangan Pemilu Jawa 1, Agun Gunanjar menuturkan, pihaknya sudah menggelar rapat koordinasi daerah untuk Pilkada Jawa Barat.

"Kami masih terus memberikan dukungan, kesempatan dan mensupport sepenuhnya perangkat partai kepada ketua DPD Partai Dedi Mulyadi untuk terus melakukan sosialisasi dan tentunya kami akan prioritaskan karena dia sebagai kader," ujar Agun di kantor DPP Golkar, Jakarta, Jumat (24/3).

Agun menjelaskan alasannya mendukung Dedi Mulyadi. Dalam pandangannya, Bupati Purwakarta itu memiliki motivasi dan semangat membangun Jawa Barat lebih berbudaya dan lebih baik dari saat ini. Atas pertimbangan itu pihaknya yakin bakal mendorong Dedi Mulyadi bertarung di Pilgub Jabar meskipun keputusan akhir berada di tangan DPP Golkar. Menurutnya, suara dari tim pemenangan pemilu Jawa 1 akan didengar DPP.

"Kita yakin walaupun pada akhirnya nanti apa yang diputuskan ya kita banyak faktor banyak pertimbangan tapi yang jelas PP jawa 1 memberikan dukungan support kepada yang bersangkutan (Dedi Mulyadi)," tegasnya.

Golkar menyadari, dari sisi elektabilitas, Dedi Mulyadi masih kalah dibanding Ridwan Kamil. Namun partai berlambang pohon beringin ini masih optimis elektabilitas Dedi Mulyadi bakal meningkat.

"Saudara Dedi masih bisa dimungkinkan untuk kita dorong maju (Pilgub Jabar) karena bagaimanapun kita sebagaimana juklak kita akan mengutamakan kader partai namun demikian memang kita belum memutuskan."

Disinggung soal pasangan Dedi Mulyadi, Golkar belum membicarakan soal itu. Semua tergantung komposisi partai yang akan diajak berkoalisi di Pilgub Jabar. Hanya saja, kata dia, Golkar tetap memprioritaskan kader sendiri meski tidak menutup kemungkinan untuk figur dari luar partai. Pasangan cagub-cawagub yang akan diusung harus memiliki kesamaan visi-misi serta gagasan.

"Kita pemenang kedua (Jabar), kursi kita 17 tinggal minta 3 kursi tinggal persoalan dengan partai mana kita berkoalisi apakah partai koalisi juga meminta wakil? Nah kalau meminta wakil akankah bisa cocok dengan cagub yang kita miliki? Ini kan harus didiskusikan, dibicarakan bukan kayak bikin puzzle gitu kan enggak bisa begitu," jelasnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP