Golkar nilai komposisi Prabowo-Ical bisa dibolak-balik
Merdeka.com - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto bertemu dan memberikan sinyal keduanya bakal berduet. Ical rela menjadi cawapres dalam bursa Pilpres 9 Juli nanti.
Ketua DPP Partai Golkar Hajriyanto Y. Thohari mengatakan, dibolak-baliknya posisi RI I dan RI 2 antara Prabowo-Ical adalah sebuah langkah untuk mencairkan pertemuan. Dengan demikian, lanjut Hadjri, maka komunikasi keduanya bakal mengalir.
"Bisa dibolak-balik itu dalam perspektif keduanya, siapa yang RI 1 atau 2 tak masalah, itu untuk membuka pembicaraan lebih lanjut di luar tema siapa RI 1 dan 2 sebenarnya," kata Hajriyanto di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/5).
Kalau tidak demikian, Hajriyanto menegaskan, pembicaraan keduanya bakal susah dilakukan. Sebab tentunya baik Prabowo atau pun Ical sama-sama saling ngotot untuk menduduki posisi capres.
Lebih lanjut, dia menambahkan, pertemuan antara Prabowo dengan Ical belum final. Format koalisi ke depan seperti apa, isu-isu yang menjadi prinsip di antara keduanya dan beberapa hal belum ada kesepakatan diantara kedua partai tersebut.
Hadjriyanto mengaku, Partai Golkar bukanlah milik pribadi Aburizal Bakrie (Ical). Sehingga, majunya Ical baik itu sebagai capres atau cawapres masih terdapat peluang untuk dievaluasi. Ditambah lagi adanya manuver-manuver kader Partai Golkar yang mengincar kursi cawapres.
"Itu dimensi-dimensi yang harus dipertimbangkan. Pandangan-pandangan peserta Rapimnas harus didengarkan, kita belum tahu pandangannya seperti apa," tutupnya.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya