Golkar akhirnya usung Dedi Mulyadi di Jabar, Ridwan Kamil ikut gembira
Merdeka.com - DPP Partai Golkar akhirnya resmi mengusung Dedi Mulyadi sebagai calon Gubernur Jawa Barat. Kepastian ini disampaikan Koorbid Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia I Partai Golkar Nusron Wahid dalam Rapat Koordinasi dan Konsolidasi di Kantor DPD Partai Golkar Jabar, Jalan Maskumambang, Kota Bandung, Rabu (27/12) kemarin.
Tak berhenti di situ, pria yang juga Ketua DPD I Golkar Jabar ini pun langsung tancap gas dengan menjalin komunikasi dengan sejumlah parpol. Salah satu parpol yang diajak untuk berkoalisi yakni Partai Demokrat. Dalam pertemuan yang digelar pada malam harinya, Demokrat dan Golkar resmi berkoalisi dan mengusung Dedi Mulyadi dan Deddy Mizwar di Pilgub Jabar.
Saat dimintai tanggapannya terkait diusungnya Dedi Mulyadi maju di Pilgub Jabar, Ridwan Kamil mengaku ikut bergembira. Dengan diplomatis, pria yang akrab disapa Emil ini menyebut dengan semakin banyaknya calon yang maju di Pilgub Jabar semakin banyak pilihan untuk warga Jabar.
"Ya kita ikut bergembira, ikut berbahagia terhadap apapun yang berhasil mendapatkan koalisi dan kombinasi pasangan. Karena Jabar seperti saya bilang, semakin banyak pasangan semakin banyak pilihan untuk warga Jabar, tentunya itu lebih baik buat demokrasi. Jadi saya rasa ikut bergembira, ikut berbahagia, itu aja," ujar Emil kepada wartawan seusai meresmikan Bandung Creative Hub di Jalan Laswi, Kota Bandung, Kamis (28/12).
Emil tak menampik jika majunya Dedi Mulyadi yang akan berpasangan dengan Deddy Mizwar bisa menjadi lawan beratnya di Pilgub Jabar. Untuk itu dirinya akan fokus di partai koalisi dan berharap DPP segera mengumumkan siapa sosok pendampingnya.
"Kalau saingan berat, tidak berat mah di setiap perkompetisian pilkada selalu Saya asumsikan persaingan itu tidak mudah, supaya kita berikhtiar terus tidak takabur. Jadi survei bagus pun sekadar jadi referensi saja, bukan menjadi ukuran utama," ungkapnya.
Disinggung terkait progres penentuan sosok wakilnya, Emil mengaku bahwa saat ini masih digodok di tingkat DPP. Sehingga dirinya masih menunggu keputusan dari para ketua umum DPP NasDem, PKB dan PPP.
"Sekarang masih negosiasi-negosisasi di level DPP. Nanti juga kalau sudah diputuskan nanti dikabari," pungkasnya.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya