Gerindra tak khawatir elektabilitas Jokowi kalahkan Prabowo
Merdeka.com - Nama Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) lagi-lagi menjadi yang teratas dalam hasil riset sejumlah lembaga survei. Lembaga Survei Jakarta (LSJ) menyatakan elektabilitas Jokowi sebagai Capres 2014 tertinggi dengan 18,1 persen, jauh berada di atas Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan 10,9 persen.
Menanggapi hal tersebut, anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Martin Hutabarat mengaku tidak khawatir akan elektabilitas Jokowi yang meningkat mengalahkan Prabowo.
Martin beranggapan, Jokowi merupakan tokoh penting bagi warga Jakarta sehingga tidak akan mungkin dicalonkan sebagai presiden.
"Gerindra tidak khawatir sedikit pun dengan meningkatnya elektabilitas Jokowi sebagai capres yang mengalahkan Prabowo. Jokowi itu adalah tokoh penting yang dengan susah payah dicalonkan oleh Gerindra dan PDIP menjadi gubernur DKI agar DKI berubah dan membawa pengaruh kepada masa depan bangsa," jelas Martin di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (21/2).
Martin justru mengaku senang dan gembira jika Jokowi memiliki elektabilitas yang tinggi. Artinya, Gerindra tidak salah pilih dengan mengusung Jokowi sebagai gubernur DKI Jakarta.
"Gerindra adalah yang paling gembira dan bersyukur karena pilihan kita untuk gubernur DKI ternyata tidak salah pilih. Sebab mencalonkan Jokowi kemarin, menuntut pengorbanan dan perjuangan keras," imbuhnya.
Dia juga berharap agar Jokowi tetap fokus bekerja mengemban amanat rakyat Jakarta. Dia berharap Jokowi tak terganggu dengan hasil survei yang mengeluh-eluhkannya untuk maju di Pilpres 2014 mendatang.
"Pak Jokowi kita harap tetap fokus dulu pada tanggung jawabnya sebagai gubernur DKI. Jokowi harus berhasil. Jokowi jangan sampai terganggu kinerjanya dengan berbagai isu dan hasil survei," tegasnya.
"Sebab yang dipertaruhkan bukan hanya janji pada Gerindra dan PDIP, tapi juga janji dan kepercayaan terhadap rakyat khususnya masyarakat DKI," tutup dia. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya