Gerindra sebut jika elektabilitas Jokowi turun, parpol pendukung bisa beralih
Merdeka.com - Partai Gerindra optimis dapat memenangkan laga Pilpres 2019 nanti. Gerindra mengusung Ketum Prabowo Subianto sebagai capres yang rencana dideklarasikan April nanti. Gerindra sendiri intens berkomunikasi dengan mitra koalisi PKS dan PAN serta tetap terbuka dengan partai lain.
"Tahun 2019 Partai Gerindra sudah memiliki ratusan kepala daerah yang siap membantu pemenangan dan infrastruktur partai sudah jauh lebih siap. Begitu juga dengan partai partai yang kemungkinan berkoalisi dengan kami," ujar Waketum Partai Gerindra, Ferry Juliantono, kepada merdeka.com, Rabu (21/3).
Ferry berpendapat jika elektabilitas Jokowi menurun tak menutup kemungkinan para partai pendukungnya beralih ke poros lain.
"Iya pasti (beralih) lah karena mereka ya rasional," tegasnya.
Sebelumnya, Ferry juga berpendapat tak khawatir soal kekalahan Prabowo di Pilpres 2014 lalu. Baginya saat ini rakyat sudah kritis dan merasa apa yang dilaksanakan Jokowi dalam pengelolaan ekonomi tidak sesuai cita cita rakyat. Serta pemerintah belum bisa menjaga ketertiban masyarakat.
"Jokowi - JK tahun 2014 hanya menang tipis kurang dari 5 persen kok. Tahun itu masyarakat masih menganggap Jokowi membawa perubahan tapi sekarang sudah banyak yang kecewa karena perekonomian hancur dan umat Islam kecewa. Kesadaran baru ini membawa pemilih untuk lebih memilih Presiden baru," ujarnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya