Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gerindra nilai Menteri Basuki kerja baik namun tak pandai pencitraan

Gerindra nilai Menteri Basuki kerja baik namun tak pandai pencitraan Basuki Hadimuljono. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Isu reshuffle kabinet kembali ramai berhembus. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono menilai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) Basuki Hadimuljono layak diganti oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena tak maksimal dalam proyek infrastruktur.

Namun, Wasekjen Gerindra Andre Rosiade menilai Menteri PU-Pera justru bekerja cukup baik. "Menteri Basuki ini memang kurang cakap dalam pencitraan, karena dia lebih suka bekerja keras daripada bicara," terang Andre, Kamis (5/1).

Andre mengatakan, Basuki selama ini telah membangun jalan tol sepanjang 1000 km, jalan perbatasan antar negara, pembangunan satu juta rumah hingga pembangunan 49 waduk. Selain itu, kata dia, Menteri Basuki serapan anggarannya juga bagus.

"Hanya memang sekali lagi, dia tidak pandai melakukan pencitraan dan lebih menekankan bekerja dan bekerja," jelas Andre.

Andre menambahkan, dalam catatannya pada 2015 ada 13 waduk, 2016 ada 8 waduk dan di 2017 rencananya 9 waduk baru. Berikut pembangunan Tol TransJawa sepanjang 660 Km yang akan diselesaikan di tahun 2018 serta Tol Sumatra bagian selatan, utamanya di Bakauheni sepanjang 140 Km dan Palembang-Indralaya sepanjang 27 Km.

Sebelumnya, wacana reshuffle kabinet santer berhembus. Beredar kabar Gerindra dan PKS ditawari posisi menteri. Namun, Jokowi membantah bakal ada reshuffle kabinet dalam waktu dekat.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP