Gerindra: Jangan jual aset negara ke asing
Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan, partainya mempunyai komitmen yang tinggi untuk menjadikan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki nilai strategis bagi perekonomian bangsa. BUMN merupakan lokomotif dan ujung tombak kebangkitan dan kedaulatan ekonomi.
"BUMN sebagai aset negara yang sangat penting harus sepenuhnya dikuasai dan dijaga oleh negara, jangan sampai dikuasai oleh pihak asing,” kata Fadli Zon dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (29/3).
Fadli menegaskan, bahwa Pasal 33 UUD 1945 ayat 2 mengamanatkan bahwa cabang-cabang produksi yang memenuhi hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.
“Penguasaan tersebut seharusnya dilakukan oleh BUMN. BUMN juga berperan apabila pasar tidak dapat berfungsi dengan baik. Pendanaan sektor pertanian yang dianggap beresiko besar, atau riset dan pengembangan yang belum tentu berhasil sebaiknya didanai pemerintah," jelas dia.
Meskipun demikian, lanjut Fadli, untuk kelangsungan usaha dan mengantisipasi perkembangan, BUMN memang harus dikelola dengan baik dan memberikan keuntungan secara finansial.
“Negara ini memiliki lebih dari 150 BUMN sebagai pelaku ekonomi, tetapi hanya sebagian kecil saja yang peranannya sesuai dengan harapan, sedangkan untuk sebagian besar belum memiliki nilai strategis bagi perkonomian bangsa.” terang Fadli.
“Pemerintah sebagai pemegang kendali dan pemegang saham di BUMN harus mengarahkan dan mendorong BUMN untuk lebih aktif dan lebih dominan mengambil peranan dan berkontribusi dalam mencapai kebangkitan dan kedaulatan ekonomi," tandasnya.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya