Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gerilya Pilgub Jatim 2018, PDIP pantau Gus Ipul di Seminar Pancasila

Gerilya Pilgub Jatim 2018, PDIP pantau Gus Ipul di Seminar Pancasila Seminar Kembali ke Pancasila. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Sekjen DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengaku, kedatangannya ke Surabaya hari ini (1/3), bukan hanya menghadiri Seminar Nasional Kembali ke Pancasila yang digelar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur.

Hasto menyebut, kedatangannya juga dalam rangka melakukan pengamatan siapa calon pemimpin yang layak diusung di Pilgub Jawa Timur 2018. Menurutnya, Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, juga masuk 'radar' pengamatan PDIP.

"Apa yang kami lakukan hari ini, memang menghadiri seminar yang diprakarsai Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama, tapi ini juga bagian dialog yang kami lakukan, bagaimana ke depan," ucap Hasto usai jadi pembicara seminar.

Seminar ini, lanjut dia, merupakan upaya PDIP menjaga tradisi Bung Karno (Soekarno) yang memiliki hubungan dengan NU. "Ini dialog yang sangat baik, bagaimana membangun persaudaraan yang sangat lama antara Bung Karno dan NU, dan tradisi itulah yang kami teruskan," katanya.

Hasto juga mengklaim, pihaknya telah menerima masukan-masukan dari tokoh-tokoh NU untuk menentukan siapa pemimpin masa depan yang layak memimpin Jawa Timur, menggantikan Gubernur Soekarwo, yang telah memimpin selama dua periode.

"Kami banyak menerima masukan-masukan terkait kepemimpinan masa depan di Jawa Timur. Dan masukan-masukan itu sudah kita terima. Tentu saja akan dilakukan pertemuan-pertemuan antar Prof dr Said Agil Siraj (Ketum PBNU) dengan Ibu Megawati (Ketum DPP PDIP)," katanya.

Ditanya soal kepastian mengusung Gus Ipul di Pilgub Jawa Timur, Hasto mengatakan masih melakukan penjaringan. "Kalau kita lihat komitmen PDI Perjuangan mengelola kekuasaan, adalah komitmen membumikan Pancasila. Sehingga, pemimpin yang punya tekad kuat menjabarkan prinsip-prinsip Pancasila, tentu saja akan kita kader bersama-sama."

"Tapi PDI Perjuangan memiliki mekanisme dan tahapan-tahapan. Melalui penjaringan, kita akan melihat siapa yang layak memimpin. Termasuk Gus Ipul masuk penjaringan," pungkas Hasto.

(mdk/ren)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP