Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gelar Konfernas, Gerindra akan Tentukan Arah Politik 5 Tahun ke Depan

Gelar Konfernas, Gerindra akan Tentukan Arah Politik 5 Tahun ke Depan Kampanye Gerindra di GBK. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Partai Gerindra akan menggelar Konferensi Nasional (Konfernas) pada 15 hingga 17 Oktober di Hambalang mendatang. Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menegaskan tidak akan mengundang petinggi partai lain dalam konfernas tersebut.

"Itu kegiatan internal kita tidak mengundang partai manapun sehingga itu yang akan hadir pimpinan DPD, pimpinan DPC dan anggota DPRD kabupaten kota, provinsi seluruh Indonesia," kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/10).

Muzani menjelaskan, Prabowo akan mendengarkan masukan terkait arah politik Gerindra selama lima tahun ke depan. Kemudian pada 17 Oktober Prabowo akan menyatakan arah politik Gerindra.

"Pak Prabowo nanti akan menyampaikan itu setelah Pak Prabowo tentu saja mendengar keseluruhan dari DPD dan DPC seluruh Indonesia," ungkapnya.

Menurutnya, hal yang wajar jika saat ini masih ada kader Gerindra yang terbelah antara ingin Gerindra tetap menjadi oposisi ataupun gabung koalisi pemerintah. Muzani yakin, saat Prabowo sudah menentukan arah politik Gerindra, semua kader akan mengikutinya.

"Ah itu biasa karena di Gerindra kan sebelum ada keputusan dari ketua dewan pembina selalu saja ada perbedaan dan kita tidak melarang perbedaan itu. Tapi dalam tradisi Gerindra begitu ketua dewan pembina sudah mengambil keputusan semua taat dan semua salam satu barisan," ucapnya.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Istana Negara pada 11 Oktober lalu. Banyak hal yang dibahas keduanya, termasuk arah politik ke depan.

Prabowo sempat mengatakan, jika diminta membantu di kabinet. Namun jika tidak, Gerindra, tetap loyal sebagai cek and balance atau penyeimbang.

"Apabila diperlukan (dalam kabinet) kami siap. Itu sudah disampaikan juga saat pertemuan di MRT. Kalau diperlukan (dalam kabinet) kami tentu siap. Karena di Indonesia enggak ada istilah oposisi ya, semua merah putih," kata Prabowo.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP