Ganjar marah, Ahok sebut birokrat nakal memang bikin orang kesel
Merdeka.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kesal dengan ulah pegawai Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Jawa Tengah lantaran meminta pungutan liar dari para supir truk di jembatan timbang. Ganjar melihat sendiri pungutan liar tersebut saat sidak pada Selasa (29/4) kemarin.
Melihat hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mengatakan kejadian itu membuktikan bahwa masih banyak oknum-oknum PNS yang melakukan penyelewengan wewenang. Untuk itu, Ahok masih menunggu aturan turunan berbentuk Peraturan Pemerintah dari Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN) Nomor 5 Tahun 2014 yang ditandatangani presiden.
"Saya sama Pak Ganjar satu Komisi II DPR RI. Kita juga sama-sama buat UU Aparatur Sipil Negara. Tinggal tunggu presiden tanda tangan PP-nya, pelaksanaannya, kita udah bisa lebih tegas pada oknum PNS yang tidak beres," ujar Ahok di Balai Kota, Rabu (30/4).
Ahok mengaku saat ini dirinya sudah bersikap baik dengan para PNS Pemprov DKI. Namun, apabila ada oknum PNS yang tidak beres, Ahok bakal marah-marah kepada oknum PNS tersebut.
Mantan bupati Belitung Timur ini menilai Ganjar Pranowo merupakan orang yang sangat santun, tapi bisa habis kesabarannya lantaran melihat oknum PNS yang melakukan penyalahgunaan wewenang.
"Saya cuma mau kasih gambaran saja kan. Kalau dulu orang bilang saya kasar dan marah-marah. Nah, seorang Ganjar yang dikenal santun dan sabar saja akhirnya abis kesabaran, marah juga kan. Karena memang oknum-oknum birokrasi kadang-kadang keterlaluan," kata Ahok.
"Jadi kalau ada yang bilang saya tidak santun dan sopan, tidak beretika, nah sekarang seorang Ganjar aja marah sampai goyang-goyangin (badan) orang. Saya (marah) nggak sampai gitu loh, pegang-pegang badan PNS. Ini artinya, memang birokrasi kita itu oknumnya memang buat orang kesel," lanjut politisi Gerindra ini.
(mdk/mtf)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya