Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ganggu pemandangan, Mega minta baliho caleg PDIP diturunkan

Ganggu pemandangan, Mega minta baliho caleg PDIP diturunkan Megawati kampanye. ©2014 merdeka.com/saugy riyandi

Merdeka.com - Saat kampanye terbuka di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meminta simpatisan menurunkan baliho calon legislatif (caleg). Baliho itu letaknya di tengah kerumunan massa.

"Turunkan baliho-baliho itu. Ngapain mau ditunjukkan kepada saya toh saya yang nyuruh ditunjukkan ke saya," kata Mega, Jumat (28/3).

Dalam kampanye terbuka itu, selain memakai kaos partai, simpatisan PDI Perjuangan juga meramaikan kampanye dengan puluhan baliho bergambar caleg-caleg lokal. Sehingga baliho tersebut mengganggu pandangan Megawati saat menyampaikan orasi politiknya.

Mendengar permintaan pimpinan partai berlambang kepala banteng tersebut, panitia langsung meneriakkan dengan pengeras suara agar massa menurunkan baliho yang dipegang. Spontan, satu per satu massa mengikuti instruksi dari Megawati.

Saat berorasi, Mega menyoroti makin tergerusnya produk lokal di pasaran disebabkan kalah dari produk impor. Mega mencontohkan, di Sumsel terkenal dengan adanya buah nanas Prabumulih yang sangat manis. Namun, saat ini nanas tersebut hampir tak ditemukan lagi di pasaran.

"Mana nanas Prabumulih? Kenapa tidak ditanam lagi? Saya sedih melihat kondisi ini," kata Mega.

Menurut Mega, hal itu lantaran tidak jelasnya ketahanan pangan dan ketidaktegasan pemerintah dalam menghadapi serbuan produk impor. "Kata orang pupuk kurang ya. Mana pupuk subsidi itu? Kan banyak pupuknya?" ungkap Mega.

Selain nanas Prabumulih, Mega juga miris mendengar informasi ikan Belida hampir tidak ada lagi. "Saya dulu sering makan ikan Belida. Kok sekarang tidak ada. Jangan kan Belida, ikan baung juga sekarang kecil-kecil. Padahal di Palembang ini pusatnya ikan-ikan itu," ujarnya.

(mdk/has)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP