Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gagal atasi banjir dan macet, elektabilitas Jokowi terjun bebas

Gagal atasi banjir dan macet, elektabilitas Jokowi terjun bebas Jokowi dan Ahok blusukan bareng. ©2014 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Berdasarkan survei Media Survei Nasional (Median), sebagian besar masyarakat Indonesia tidak mengetahui kalau Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) belum berhasil tuntaskan banjir dan macet di ibu kota. Setelah mengetahui hal tersebut, elektabilitas Jokowi sebagai calon presiden menjadi turun drastis.

"Sebelum masyarakat belum tahu kalau Jokowi belum berhasil, Jokowi berada di peringkat satu dengan 30,1 persen disusul Prabowo 18 persen, Ical 10 persen. Namun setelah diberitahu, posisi Jokowi merosot ke peringkat tiga dengan 15,3 persen dan peringkat pertama Prabowo dengan 20 persen dan Megawati 16 persen," ujar Direktur Median Sudarto di Bumbu Desa Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (4/3).

Survei tersebut menggunakan metodologi kuesioner dengan metode face to face interview dengan jumlah sample 1.500, dan margin of error kurang lebih 2,57 persen di tingkat nasional dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Survei tersebut dilakukan pada 28 Januari-15 Februari 2014 dan dipilih secara random di 33 provinsi.

Sudarto menambahkan bagi pemilih yang sebelumnya terpikat dengan Jokowi akhirnya mengalihkan suara ke Megawati dan Prabowo. Alasan mereka lantaran dua sosok tersebut dinilai cocok.

"Mesin partai juga berpengaruh dalam menentukan pilihan," katanya.

Mengenai ketidaktahuan masyarakat akan kegagalan Jokowi di ibu kota, Sudarto menilai informasi dari media tidak sampai ke kalangan menengah ke bawah. Mungkin, masyarakat di daerah lebih tertarik untuk menonton infotainmen atau acara hiburan.

"Itulah setelah mereka tahu mereka jadi berpikir kembali untuk memilih Jokowi," tuturnya.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP