Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gaduh saat acara debat, pendukung Risma dan Rasiyo diusir moderator

Gaduh saat acara debat, pendukung Risma dan Rasiyo diusir moderator Pendukung Paslon gaduh di debat publik. ©2015 merdeka.com/moch andriansyah

Merdeka.com - Debat dua pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya berlangsung heboh. Saat kedua pasangan memaparkan visi dan misinya, para pendukung terus bersuara. Moderator debat yang kesal pun meminta panitia mengusir pendukung yang gaduh.

"Saya dari tadi, sudah tahu ada yang sengaja batuk-batuk dan berdehem, saat kandidat berbicara. Saya minta yang ada di sini tenang. Tidak saling mengadu. Saya ingatkan, kalau memang batuk lebih baik keluar dari ruangan ini. Untuk Ketua KPU, tolong tegas dan usir mereka yang bikin gaduh," tegas Rosiana Silalahi, yang menghentikan acara untuk sesaat karena gaduh, Jumat malam (30/10).

Peristiwa ini bermula, ketika dua kandidat Pilwali Surabaya, Rasiyo-Lucy Kurniasari dan Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana memaparkan visi-misinya secara bergantian, sesuai pertanyaan sang moderator, secara bergantian.

Namun, suasana debat publik ini menjadi gaduh, saat masing-masing pendukung saling ejek dan meneriakkan dukungan untuk jagoannya. Spontan saja, Rosiana menghentikan acara untuk sesaat dan memarahi penonton yang ada dalam gedung.

Seperti diketahui, malam ini merupakan debat publik perdana yang digelar KPU Surabaya, dengan tema: ‎Pelayanan dan Kesejahteraan Masyarakat. Dan diacara perdana di Gedung Dyandra, Jalan Basuki Rahmat ini, dibanjiri oleh pendukung Risma-Whisnu, yang mengenakan kaos warna merah bertuliskan Now and Then.

Karena hanya dibatasi 50 orang yang bisa masuk ke dalam gedung, ratusan pendukung Risma-Whisnu yang berada di luar gedung, menggelar tikar dan nonton bareng (nobar) di depan layar raksasa yang ada di luar gedung.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP