Formatur akui dokumen yang beredar, Yahya Zaini & Fahd jadi pengurus
Merdeka.com - Anggota tim formatur Partai Golkar Roem Kono membenarkan daftar nama calon pengurus Partai Golkar yang telah beredar sejak kemarin. Namun menurutnya data itu belum pada tahap kesepakatan akhir, masih dikaji oleh tim formatur.
"Yang beredar itu benar, tapi belum seluruhnya, jadi bisa berubah," kata Roem di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (26/5).
Roem juga membenarkan bahwa nama Yahya Zaini kembali masuk dalam struktur Partai Golkar. Padahal dia sempat didepak dari komisi II DPR dan mengundurkan diri dari DPP Golkar karena kasus video mesum dengan artis Maria Eva.

Susunan pengurus DPP golkar 2014-2019 ©2016 Merdeka.com
Namun Roem menjelaskan, pendapat para formatur, Yahya telah berubah. Sehingga tak masalah jika kembali masuk ke struktur DPP Golkar.
"Saya kira tetap itu jadi pertimbangan, tapi beliau sudah bekerja dengan baik, cukup tekun. Saya kira semua orang punya kesalahan. Tapi semua manusia di dunia ini punya kesalahan. Banyak sekali kinerja," tuturnya.
Bahkan Roem mengklaim, Yahya merupakan konseptor yang baik. Selain itu, mantan Sekretaris Fraksi Golkar di DPR tersebut dianggap memiliki waktu luang lebih untuk mengurus partai.
"Wajar saja kalau dia masuk. Insya Allah tidak berpengaruh pada kinerja," ungkapnya.
Seperti diketahui, dalam data 3 lembar yang beredar tersebut, juga ada nama Fahd El Fouz atau Fahd A Rafiq. Nama Fahd menjadi sorotan karena anak pedangdut A Rafiq ini mantan terpidana kasus korupsi dana penyesuaian infrastruktur daerah tahun 2011.
Dalam data yang beredar tersebut Fahd didaulat sebagai ketua DPP Golkar bidang Pemuda dan Olahraga. Rupanya, Fahd memang diketahui merupakan salah satu tim sukses Setya Novanto dalam Munaslub Golkar kemarin. Tak cuma korupsi (DPID), Fahd juga kerap disebut dalam kasus korupsi pengadaan Alquran yang membelit Zulkarnaen Djabar.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya