Ferdinand ungkap suara Demokrat sudah besar di NTB sebelum TGB gabung
Merdeka.com - Gubernur NTB, Muhammad Zainul Majdi atau TGB resmi mengundurkan diri dari Partai Demokrat setelah bermanuver menyatakan dukungan ke Jokowi sebelum partainya mengeluarkan keputusan resmi soal koalisi. Dengan mundurnya TGB, partai yang ketuai Susilo Bambang Yudhoyono ini tak khawatir suara Demokrat di NTB bakal merosot karena tak ada peran TGB.
Menurut Ketua DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, sebelum TGB menjadi kader Demokrat, suara partainya di NTB memang besar. Ia mengatakan sebelum mengundurkan diri, TGB bukan pengurus Demokrat di NTB.
"Beliaukan sekarang bukan pengurus DPD, hanya kader. Jadi tidak ada masalah. Sebelum TGB bergabung dengan Demokrat, suara Demokrat di NTB sudah besar dulu. Setelah TGB bergabung ada peningkatan. Tapi kita enggak khawatir bakal kecil di sana karena kita punya banyak kader di sana," jelasnya, Selasa (24/7).
Ferdinand mengatakan pihaknya telah menerima surat pengunduran diri dari TGB. Dewan Kehormatan Partai Demokrat pun batal memberikan sanksi atas manuver politik Majdi. Sanksi yang sedianya akan dilayangkan ke Majdi bukan karena mendukung Jokowi tapi karena mendahului sikap partai.
"Tidak ada sanksi sepanjang demokrasinya di internal. Tapi kenapa TGB disanksi? Dia disanksi bukan karena mendukung Jokowi tapi karena mendahului keputusan partai. Tapi sebelum diminta klarifikasi beliau sudah menyatakan mundur. Jadi tidak ada sanksi-sanksian," jelasnya.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya